Endgame with Gita Wirjawan cover

Endgame with Gita Wirjawan

Endgame Podcast

Join entrepreneur, educator, and proud Indonesian, Gita Wirjawan in exploring the ways forward for our society through stories and experiences by thought leaders, trailblazers, and opinion-makers from Indonesia and the region.

Join entrepreneur, educator, and proud Indonesian, Gita Wirjawan in exploring the ways forward for our society through stories and experiences by thought leaders, trailblazers, and opinion-makers from Indonesia and the region.

Leila Chudori: Yang Fiksi Mampu Tangkap dan Nonfiksi Sukar

0:00 0:00

Episode

Leila Chudori: Yang Fiksi Mampu Tangkap dan Nonfiksi Sukar 29 Oct 2026

Sejarah sering sampai kepada kita sebagai deretan tanggal, angka, dan nama. Alam batin yang dirasakan oleh orang-orang yang hidup pada peristiwa sejarah, seringkali tidak muncul ke permukaan atau bahkan dilupakan. Di sanalah fiksi bekerja. Episode ini menceritakan perjalanan kepenulisan Leila Salikha Chudori, yang mungkin kita kenal lewat karya-karyanya, termasuk “Pulang” dan “Laut Bercerita”. Leila dan Gita juga membahas amnesia sejarah bangsa yang lukanya masih dirasakan banyak orang hari ini.Topik selengkapnya:0:00:00 - Intro0:01:21 - Menulis sejak usia 11 tahun0:04:37 - Tren membaca dari masa ke masa0:13:16 - Guru dan ibu: aktor pengubah nasib bangsa0:33:25 - Gerakan klub buku0:49:38 - Peran fiksi dan nonfiksi0:56:13 - Kenapa menulis buku belatar sejarah1:03:21 - Fiksi sejarah pantik rasa ingin tahu1:12:44 - Proses riset untuk menulis fiksi1:23:26 - Metode dan gaya menulis Leila Chudori1:39:11 - Jika bisa tulis ulang Pulang dan Laut Bercerita1:42:46 - Membacalah! Agar 65 dan 98 tidak terulang1:50:34 - Media punya peran mendidik bangsa?#Endgame #GitaWirjawan #LeilaChudori------------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:Goodreads------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai:Reza Rahadian: Bangsa Kita Mesti Fokus ke Hasil atau Proses Slamet Rahardjo: Indonesia Sedang Kehilangan Mata Anginnya Vedi Hadiz: Oligarki, Negara, dan Ketimpangan Sukarela

Susilo Bambang Yudhoyono: Presiden Itu Lembaga, Bukan Orang 23 Oct 2026

Memimpin di kala damai tidak sama dengan memimpin di kala konflik. Tapi satu persamaannya, pemimpin tidak boleh berselingkuh dari konstitusi dan akal sehat.Bagi Presiden Keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, memimpin negara bukan tentang mendahulukan ego diri sendiri. Ada visi yang harus dibangun bersama. Ada sistem yang memagari tindak-tanduk. Ada pipa komunikasi antara warga dan pengelola negara yang tidak boleh mampat. “Presiden itu lembaga, bukan orang,” tegas SBY.Menjadi pemimpin negara butuh lebih dari sekadar hasrat. Butuh prinsip, sains, seni, dan kelihaian untuk memadupadankan ketiganya.Percakapan ini dipersembahkan untuk generasi penerus bangsa. Kelak, pimpinlah kami dengan kompetensi, integritas, dan intelektualitas.Direkam 19 September 2026 di Balai Kartini, Jakarta, di hadapan 2.000 pembelajar dan agen perubahan bangsa. Percakapan ini adalah bagian dari tahun ketiga konferensi intelektual anual kami, Endgame Town Hall. EGTH 2026 mengusung tema, “Sebuah Perjalanan Kosmis Menyelami Kemanusiaan dan Diri”. Dua belas jam konferensi dibagi menjadi tiga babak, yaitu (1) Semesta, (2) Kemanusiaan, dan (3) Self. Episode ini masuk dalam Babak II: Kemanusiaan pada Sesi Keenam, “Tata Kelola Negara: Seni Memimpin dan Kepemerintahan.”Lompat ke bagian:00:00 - Intro01:45 - Seni memimpin negara08:09 - Apa itu presiden?12:04 - Perbedaan memimpin masa damai vs konflik18:21 - Lima faktor jatuh-bangunnya peradaban26:04 - Tegaknya hukum buat rakyat tenang29:43 - Bagaimana jalur koordinasi ke presiden?36:23 - Apa artinya menjadi orang Indonesia?41:19 - Pascakebenaran44:19 - Kecerdasan artifisial#Endgame #GitaWirjawan #SBY---------------------Episode Endgame lainnya bersama Bapak SBY:Membahas Dwifungsi ABRI, Perang Dunia III, Gaza-Israel SBY Membaca Catur Politik Dunia Tanda Engkau Belum Siap Memimpin---------------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:Goodreads

Uang, Intelek, Energi: Pemodal Pegang Kunci Majunya Negara 21 Oct 2026

Episode ini membahas ‘investasi’ lebih dari sekadar perspektif keuangan. Bagi sebuah negara yang bercita-cita berdaya tawar kuat, investasi di pendidikan dan energi juga sebuah keharusan.Lamtiurida Hutabarat (Principal Investment Officer Infrastructure Lead, Malaysia IFC, World Bank Group) dan Steffanus Ade Widjaja (Managing Director, Investment at Danantara Indonesia) bekerja di persimpangan modal, infrastruktur, dan talenta.Bersama Gita Wirjawan, mereka membahas peran guru dan cara ‘menghargainya’, kebutuhan energi bagi ekonomi yang ingin tumbuh lebih cepat, kepentingan menerjemahkan ketidakpastian menjadi risiko, serta cara sebuah bangsa mengelola talenta lewat brain gain, brain circulation, dan brain linkage.Percakapan ini adalah buah kolaborasi dengan Putera Sampoerna Foundation, pemberi beasiswa yang membuka banyak pintu untuk Tiur dan Stef hingga mereka ada di posisi saat ini di lembaga masing-masing.Topik Selengkapnya:0:00:00 - Intro0:01:30 - Latar Belakang Tiur dan Stef0:11:40 - Rombak persepsi tentang guru lewat insentif0:21:50 - Bisakah modal swasta membiayai pendidikan?0:27:33 - Energi: dari 5.000 MW ke 30.000 MW0:45:27 - Kendalanya modal atau proyek?0:57:23 - Tiongkok vs Asia Tenggara: empat atribut1:01:34 - Sektor apa yang bankable?1:03:24 - Pertumbuhan 8% dan lapangan kerja1:06:20 - Kuliah di AS vs di Indonesia1:08:45 - Sekolah unggulan dan ambisi siswa1:12:49 - Brain train, gain, circulation, linkage1:21:34 - Pelajaran dari pendidikan dokter spesialis1:25:20 - Kewirausahaan Tiongkok vs Amerika1:30:35 - Apakah MBA masih relevan?#Endgame #GitaWirjawan #Investasi------------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:Goodreads------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai:Ashby Monk: Indonesia’s Big Bet? An SWF Expert Breaks Down Danantara Claudia Kolonas: Baca Instabilitas Pasar Saham dan AI Hendri Saparini: Arah Ekonomi di Era Pemimpin Baru

Claudia Kolonas: Baca Instabilitas Pasar Saham dan AI 14 Oct 2026

This episode is brought to you by ASUS ExpertBook Ultra.We explore the importance of data protection in the AI era, particularly how businesses can embrace technological advancements without compromising data security. Agentic AI, as in ASUS Zenni Claw, goes beyond answering questions and carries out a sequence of tasks, with you making the final call. Local AI, as in ASUS AI ExpertMeet, can run on the device itself rather than in the cloud. Learn more: https://www.asus.com/id/laptops/for-work/expertbook/asus-expertbook-ultra/Kali kedua hadir di Endgame, Claudia Kolonas (pendiri dan pimpinan Pluang) membahas bagaimana geopolitik, harga energi, dan suku bunga dunia menekan negara berkembang, dan apa artinya bagi Indonesia. Dari sana, Claudia masuk ke narasi AI dan kekhawatirannya soal pembiayaan sirkular di antara perusahaan AI dunia. Ia juga mengupas perbedaan antara open-source dan open-weight, serta mengapa kedaulatan data penting bagi negara dan bisnis. Topik selengkapnya:0:00:00 - Intro0:01:17 - Perang & inflasi, apa aset yang antifragil?0:17:50 - Kenapa investasi ke AI ada risikonya0:24:34 - Bahaya data yang masuk ke AI milik luar0:32:35 - Kekhawatiran kesenjangan akibat AI0:37:04 - Halusinasi dan tantangan pendidikan era AI0:47:33 - Mengapa investor luar penting1:09:49 - Bagaimana AI genjot bisnis#Endgame #GitaWirjawan #ASUSExpertBookUltra------------------Yang disebut di video ini: Fitur Agentic Trading by Pluang (pertama kali hadir di Indonesia) menghubungkan asisten AI pilihanmu (perlu akun di penyedia AI tersebut) ke akun Pluang kamu untuk berdiskusi soal pasar, menganalisis aset, dan mengevaluasi portofolio lewat percakapan. Order hanya diproses setelah kamu konfirmasi, dalam batas yang kamu tetapkan. Pelajari lebih lanjut: https://pluang.com/fitur/agentic-tradingNantikan kolaborasi selanjutnya antara Pluang x Asus Indonesia, hadir segera di channel YouTube brand masing-masingGrup Pluang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), dan/atau Bank Indonesia (BI) dalam menyediakan produk dan layanan tertentu. Investasi mengandung risiko dan kemungkinan kerugian nilai investasi. Bantuan trading AI memiliki risiko finansial. Analisis AI merupakan alat bantu, bukan saran investasi atau rekomendasi untuk membeli atau menjual aset. Keputusan investasi sepenuhnya di tangan kamu.------------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:https://www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai:Claudia Kolonas: Investment Myths, Finfluencers, and the AI Economy Mochamad Asri: Talenta Indonesia Jadi Lead Architect di NVIDIABagaimana Agar Indonesia Lebih Punya Daya Tawar?

A. Setyo Wibowo: Plato, Negara Hancur dari Dalam, dan Otak yang Busuk Perlahan 08 Oct 2026

Ada masa ketika anak-anak adalah tanah yang masih basah, dan setiap tangan yang menyentuhnya meninggalkan bekas yang lama sekali memudar.Dari sebuah kampung di Ambarawa, Romo Augustinus Setyo Wibowo, dosen Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, menempuh jalan panjang lewat buku, seminari, hingga ruang kuliah di Roma dan Paris. Di sepanjang jalan itu, ia berkawan dengan para pemikir Yunani Klasik, dan dalam percakapan ini ia mengajak kita menyusuri jejak mereka.Kita kembali ke Athena, kota yang pandai berdebat dan pelan-pelan lupa untuk apa berdebat. Kita bertemu Sokrates yang memantik, bukan menggurui, lalu Platon yang percaya bahwa bangsa dibentuk sejak masa bermain. Kita mengikuti Aristoteles yang tinggal dua puluh tahun di Akademia, dan mendengar tafsir Romo tentang mengapa ia tak pernah memegang tongkat estafet itu.Dari Athena, percakapan bergerak ke hari ini: dialektika Hegel yang dipakai membaca perjalanan Indonesia, gua digital tempat kita duduk menatap bayang-bayang, dunia pascakebenaran, dan kecerdasan buatan yang membuat otak lebih nyaman tetapi belum tentu lebih hidup. Kita juga bicara tentang bakat yang perlu dirawat, tentang cinta tanah air sebagai modal, dan tentang penderitaan yang tak selalu bisa dihindari.Di ujung percakapan, ada harapan yang tidak bising, hanya tenang.Selamat menyimak.#Endgame #GitaWirjawan #SetyoWibowoLangsung ke bagian:0:00:00 - Intro0:02:00 - Guru-guru yang berjasa bagi Romo Setyo0:05:18 - Hobi membaca sejak kecil0:11:27 - Kuliah teologi di Roma dan Paris0:16:38 - Pengaruh Sokrates terhadap Platon0:18:21 - Filsafat politik di “The Republic”0:20:08 - Paideia: Filsafat pendidikan0:36:31 - Zeitgeist tumbuh kembang filsafat Yunani klasik0:42:49 - Bagaimana Platon mendidik Aristoteles0:56:14 - Alegori Gua Platon dan pascakebenaran1:08:27 - AI dan pembusukan otak (brain rot)1:31:17 - Penderitaan & Stoisisme------------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:Goodreads------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai:Tanah Jawa 300 Tahun yang Lalu - Peter Carey Pendidikan Adalah Lentera Kita di Kala Gelap Yuval Noah Harari & Mark Solms: Dawn of Future Consciousness

Namanya Diabadikan pada Benda Langit, Kosmolog Frontier Premana Premadi 07 Oct 2026

Dua setengah jam membahas sejarah alam semesta, tempat manusia di jagat raya, hingga peran pendidikan sains di masyarakat.Premana Wardayanti Premadi merupakan Guru Besar Astrofisika dan Kosmologi Institut Teknologi Bandung yang pernah menjabat sebagai Kepala Observatorium Bosscha ITB pada tahun 2018–2023. Satu almamater dengan Gita Wirjawan, Ibu Nana—panggilan akrab beliau—menempuh pendidikan doktoralnya di University of Texas, Austin.Topik selengkapnya:0:00:00 - Intro0:02:57 - Terpesona dengan bulan sejak kecil0:08:26 - Siapa sosok Sokrates di hidup Premana Premadi0:12:37 - Bangsa dititipkan di pundak guru0:18:37 - Algoritma dan pentingnya membaca0:23:33 - Mengapa sains harus dipopulerkan0:47:59 - Mengapa dari ITB ke UT Austin0:58:01 - Cahaya dan kurvatur alam semesta1:03:49 - 3 menit pertama terbentuknya alam semesta1:17:16 - Apa sebetulnya energi dan materi gelap?1:37:57 - Cerita di balik asteroid ‘12937 Premadi’1:46:49 - Manusia sendirian di jagat raya?2:06:31 - Kehidupan multiplanet2:12:41 - AI dan kosmologi#Endgame #GitaWirjawan #PremanaPremadi------------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:Goodreads------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai: Karlina Supelli: Cipta, Rasa, Karsa Manusia Indonesia Garry Nolan - Alien & UFO: The Critical Question Nobody's Asking "Gene Hunter" Prof. Herawati Sudoyo: Science Has No Borders

Kai-Fu Lee: The Future of Humanity in a World of AI 07 Oct 2026

“I didn’t imagine it would become this powerful.”If you’re looking for the world’s leading voices on AI, Kai-Fu Lee is among them. Former President of Google China, founding director of Microsoft Research Asia, and a pioneer in speech recognition at Apple, Kai-Fu Lee joins us to share his perspective on the rapid rise of artificial intelligence and what it means for our future.The conversation spans Taiwan’s transformation into a hub for scientific and technological talent, the forces behind AI’s remarkable rise, the future of China’s open-source AI ecosystem, and the economic and social changes AI could bring. We also explore a deeper question: as AI becomes increasingly capable, what remains uniquely human?#Endgame #GitaWirjawan #KaiFuLeeFull topics:00:04:33- What made Taiwan's great scientists00:10:16 - AI helps understand humanity better00:14:36 - Times in Apple and Microsoft Research China00:26:16 - Will China’s AI remain open source?00:44:16 - AI hallucination & critical thinking00:50:31 - Is STEM a structural challenge for AI development01:05:26 - AI, jobs, cost of labor01:24:06 - How tumor changed his life 01:31:16 - AI can’t take responsibility------------------Read Kai-Fu Lee's books:AI 2041: Ten Visions for Our Future - https://www.periplus.com/p/9780593238318AI Superpowers: China, Silicon Valley, and the New World Order - https://www.periplus.com/p/9780358105589 Get your copy of Gita Wirjawan’s book, “What It Takes: Southeast Asia”, NOW:https://books.endgame.id/Also available on Amazon:https://sgpp.me/amazon/Leave your review here:www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes

Suzie Sudarman: Propaganda, Kapitalisme, Utamakan Kepentingan Nasional 07 Oct 2026

Hanya Indonesia yang bisa menjaga Indonesia sendiri. Ketika kita bergantung pada kekuatan lain untuk melindungi bangsa, kita telah kehilangan kedaulatan.Bersama Suzie Sudarman, dosen senior Ilmu Hubungan Internasional yang telah 50 tahun mengajar di Universitas Indonesia, membahas Iran sebagai kekuatan keempat dunia, kritiknya terhadap pendidikan tinggi di tanah air, hingga cara-cara yang mungkin patut kita coba untuk mengubah Indonesia menjadi lebih baik.Topik selengkapnya:0:00:00 - Intro0:01:35 - 31 tahun di Amerika Serikat0:08:05 - Kapitalisme yang infantil0:20:25 - Kritik pendidikan tinggi dan riset0:27:13 - Masyarakat perlu direkayasa dan propaganda?0:43:29 - “Kita lupa menjaga satu sama lain”1:02:00 - Iran, kekuatan keempat terbesar dunia?1:16:39 - Bunuh premanisme#Endgame #GitaWirjawan #SuzieSudarman------------------ Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:⁠https://books.endgame.id⁠Sudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:Goodreads⁠------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai: Negara Hanya Semaju Intelektualisasi Warganya Vedi Hadiz: Oligarki, Negara, dan Ketimpangan Sukarela ‘Bapak Satelit Indonesia’: Kita Harus Bangun Industri Antariksa - Adi Rahman Adiwoso

Mochamad Asri: Talenta Indonesia Jadi Lead Architect di NVIDIA 06 Oct 2026

Membahas AI secara lebar dan dalam. Mulai dari hal yang sebabkan AI haus energi, peran perkembangan teknologi cip dalam pengembangan AI, hingga komparasi open-source dan close-source yang sejatinya bisa berkembang berdampingan.Topik selengkapnya:0:00:00 - Intro0:01:55 - Keluarga terdampak Krismon 980:04:40 - Perjalanan pendidikan: Tokyo dan Texas0:23:31 - Kenapa AI punya problem energi0:29:51 - Edge AI0:38:48 - Moore’s Law0:40:55 - Mengapa open-source lebih baik untuk bersama0:51:06 - Efisiensi di bidang energi juga bisa bantu AI0:54:43 - Kompleksitas AI0:59:55 - AI dan cip 10 tahun ke depan1:04:12 - Cara tingkatkan minat STEM1:09:02 - Kualitas guru pengaruhi kualitas pendidikan1:22:31 - Mengapa ‘brain drain’ salah kaprah#Endgame #GitaWirjawan #NVIDIA------------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:Goodreads------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai: When Businessman, Ex-Policymaker, and Engineer Collide to Talk About AI Niki Luhur: How AI-Enabled Organized Crimes & Systemic Scams Work Dr. Yasantha: AI vs AGI & Homo Sapiens’ Next Chapter

Vedi Hadiz: Oligarki, Negara, dan Ketimpangan Sukarela 06 Oct 2026

Demokrasi akan kehilangan maknanya di mana pun ketimpangan menganga terlalu lebar—apalagi bila diperparah dengan ketimpangan sukarela (participative inequality). Mereka yang berbasis material kuat menulis ulang arti "kepentingan publik", lalu menyebarkannya lewat sekolah, lewat layar, hingga kita mengiranya kehendak bersama.Demokrasi bukan barang yang dipilih di etalase toko. Demokrasi harus tumbuh dari pergulatan, ditempa sejarah, bukan diberi cuma-cuma.Tentang bintang tamu:Professor Vedi Hadiz adalah Assistant Deputy Vice-Chancellor International (Indonesia) dari University of Melbourne, Australia yang juga menjabat sebagai Director dan Professor of Asian Studies di Asia Institute. Sebelumnya, beliau mengajar sebagai Professor of Asian Societies and Politics di Asia Research Centre, Murdoch University, serta Australian Research Council Future Fellow. Beliau juga pernah menjadi Associate Professor di Department of Sociology, National University of Singapore.Topik selengkapnya:0:00:00 - Intro0:01:32 - Formasi pengetahuan Vedi Hadiz0:04:59 - Demokrasi dan oligarki0:20:43 - Sejarah dan makna liberalisme0:31:17 - Di Cina, kapitalisme di bawah Partai Komunis?0:38:55 - Festivalisasi vs Intelektualisasi0:48:00 - Serikat guru mogok kerja0:50:59 - Rekayasa sosial: Manajemen talenta bangsa1:02:41 - Dansa kapitalisme dan politik1:26:29 - Ketimpangan sukarela (participative inequality)#Endgame #GitaWirjawan #VediHadiz------------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:Goodreads ------------------ Episode lain yang mungkin Anda sukai:Kimberly Hoang: Myth on Capitalism and Sex Industry Said Didu: Jangan Turunkan Layar di Kala Badai Sebuah Surat Cinta untuk Indonesia

Hamid Awaluddin: Kognisi, Negosiasi, Adikuasa Berkompetisi 06 Oct 2026

Bersama Guru Besar Hukum Internasional, HAM, Diplomasi dan Resolusi Konflik, Universitas Hasanuddin—Bapak Hamid Awaluddin—membahas pendidikan dasar dan tinggi, seni berunding dalam konflik, serta bagaimana perkembangan dan dampak politik global.Topik selengkapnya:0:00:00 - Intro0:02:12 - Sejak kecil bercita-cita menjadi ilmuwan0:08:20 - Desa, buku, dan balai baca0:25:42 - Sandiwara akademik, lomba meraih gelar0:37:49 - Rencana harus sensitif realitas 0:51:04 - Seni merundingkan perdamaian1:12:30 - Tiga miskalkulasi hegemoni1:22:23 - Kesalahpahaman Syi’ah1:26:19 - Iran peradaban yang berpendidikan1:28:24 - Ketergantungan kita ke Selat Hormuz1:30:12 - Matinya unipolarisme Amerika Serikat1:37:22 - Pesan untuk diplomat muda#Endgame #GitaWirjawan #HamidAwaluddin------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai: Pendidikan Adalah Lentera Kita di Kala Gelap Jusuf Kalla: Begini Tugas Wakil Presiden Sudirman Said: Bencana dan Revolusi Era Baru ------------------ Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:⁠https://books.endgame.id⁠Sudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:Goodreads⁠

Sujeev Shakya: Takeaway from the Nepal Gen Z Protest in 2025 06 Oct 2026

CEO (Chief Eternal Optimist) of Nepal, Sujeev Shakya, talks about what it means for Nepal being land-linked—not land-locked—between two great civilizations, China and India.Sujeev also discusses what really happened in the September 2025 youth protest and the lessons for leaders across the world.About the guest: Sujeev is the Founder and CEO of Beed Management. He’s also the author of “Unleashing Nepal” (2009) and the newly published “Nepal 2043” (2025).#GitaWirjawan #Endgame #SujeevShakyaChapters:0:00:00 - Intro0:02:06 - Formative year of Sujeev Shakya0:04:29 - How South Asians became great communicators0:08:52 - 2500+ history of Nepal: Buddhism, Trade, and Intellect0:14:06 - Borobudur’s architect was from Nepal?0:16:34 - Bringing out and writing down history0:23:54 - How Nepal embrace multipolarity0:27:09 - HATS (Hydro, Agriculture, Tourism, Services)0:36:45 - Nepali talent portfolio0:42:28 - 2025 Nepalese Gen Z Protests0:55:05 - Selection vs election0:59:10 - What does democracy actually mean1:08:50 - How to actually build the culture of democracy1:17:25 - Nepal geopolitical stance------------------Get your copy of Gita Wirjawan’s book, “What It Takes: Southeast Asia”, NOW:https://books.endgame.id/Also available on Amazon:https://sgpp.me/amazon/Leave your review here:www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes------------------Also read Gita Wirjawan's papers:https://aparc.fsi.stanford.edu/public... https://fsi.stanford.edu/publication/... https://aparc.fsi.stanford.edu/southe...

Said Didu: Jangan Turunkan Layar di Kala Badai 06 Oct 2026

Refleksi pembangunan bangsa dari masa ke masa bersama Muhammad Said Didu, seorang pengamat kebijakan publik yang pernah berjuang baik di dalam maupun di luar sistem.Topik selengkapnya:0:00:00 - Intro0:01:23 - Pengalaman bekerja dengan Soeharto0:12:56 - Bangsa berjiwa sosialis, ekonomi kapitalis?0:19:52 - Yang menggerogoti kita pelan-pelan0:24:36 - Pedagang ketidakpastian0:31:33 - Tetap kembangkan layar kapal, meski badai0:48:26 - Kesejahteraan guru dan pendidikan1:07:23 - Sanksi moral dan politik#Endgame #GitaWirjawan #SaidDidu------------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:Goodreads------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai:Sebuah Surat Cinta untuk Indonesia Bivitri Susanti: Mengapa Hukum yang Buruk Boleh Ditentang? Etika Politik, Tata Negara, Filsafat Ekonomi ala Tom Lembong

Martyn Terpilowski: What Technocracy in Business Looks Like 06 Oct 2026

Martyn Terpilowski, CEO & Founder Bhumi Varta Technology (Bvarta), shares his views and experiences on doing business in Indonesia. This episode talks about our business and investment ecosystem, as well as building a corporate culture.#Endgame #GitaWirjawan #MartynTerpilowskiChapters:0:00:00 - Intro0:01:36 - Personal background: From North England to Tokyo0:07:51 - Work culture in Japan, Hong Kong vs Indonesia0:12:08 - Technocracy attracts talent (and money)0:19:58 - Startup0:24:26 - How to channel money to the right talent and ideas0:36:31 - Best practices in Southeast Asia0:41:24 - It takes decades to build a proper business0:52:26 - How foreign investment works1:02:24 - Building business culture1:12:53 - What would make a business succeed/fail1:19:57 - Education------------------ Get your copy of Gita Wirjawan’s book, “What It Takes: Southeast Asia”, NOW:⁠https://books.endgame.id/⁠Also available on Amazon:⁠https://sgpp.me/amazon/⁠Leave your review here:www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes------------------Related Endgame episodes Sandiaga Uno: Tanah Gemah Ripah, Ramah, Bernilai Tambah Azman Mokhtar: “There’s More to Life than Finance and Economics” Jessica Tan: How She Leads Half A Million Employee

Saraswati Djojohadikusumo: Setiap Kita Punya Peran 21 Jul 2026

Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini: https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: what-it-takes------------------Rahayu Saraswati Djojohadikusumo membahas latar belakang keluarga, lika-liku perjalanan pendidikan, hingga aktivisme kepemimpinan perempuan, demokrasi, dan industri kreatif. Topik selengkapnya:0:00:00 - Intro0:02:23 - Jatuh cinta dengan seni peran sejak kecil0:14:41 - Kesehatan mental0:32:14 - Dua sisi latar belakang keluarga0:40:10 - Demokrasi dan Pendidikan1:06:57 - Kepemimpinan perempuan1:18:23 - 4 cara kelola talenta terbaik1:26:46 - Kemampuan bercerita, soft power, IP1:37:42 - Spiritualitas dalam menjaga kesehatan mental1:48:46 - Menemukan purpose tidaklah instan1:55:45 - Meritokrasi2:09:32 - AI#Endgame #GitaWirjawan #SaraswatiDjojohadikusumo------------------Special thanks to our ‘Future Narrators’ channel members:Mariko Yoshihara, Yemotto IBRAHIM, hobi kluyuran, Fajar Prasetyo, Dyah Firgiani, Arie Gunardi, Yayi Trisnawati D, Teddy Chow, Wwertyssnb, Widi Aphrian, hndraable, hendro trihatmojo, Muhammad Taufik Evendi, QunÔºáan Syukrilah, Ariyo Arinsa Putra, Reda Bellarbi, Muhammad Ismail Mubarak, KATE WOLSKA, Itje Chodidjah, Geralt Fajar Bukan, Jack Duan, Lucy March, Mr Gman, Irawan Purwono, Agnes Pranindita, nazaruddin nasir, 747sgw, Patricia S, Gusko Adnyana, Jerry Budiman, Mawan Darmawan, diah anggraini, Adrian Baskoro, Bambang Haryanto, Ezwan Zakaria, Naufal M, Kianti Darusman, Revolution R, liza dewi, Joanna felicia, Taswin Munier, M Firaldi Akbar Zulkarnain, Seno wibowo, Hendry Ahen, Ferdy Reza, Haju Ara Podcast, Ayu Arman, Flores Exotic Tours, Niki S, Anita Amalia, Dewi Risnawati, birgietta katherine, Derry Harnanda, Ridwan Sakidja, Rita Sahara, Sanityas Prawatyani, erna girirachman, Ronny Wijaya, Alvin Rivaldi, Stella sinaga, Kawal Jakarta, Freddy Wijaya, Bambang Made, fsoenardi, ULFA, Daniel Tagu Dedo, Yoggi Dinata, Omabudi Herawan, Dina Siswa, rita triani, Beatrice Cynthia Walter, Dendy Hernama, sentraikanlaut sentraikanlaut, Nur Aini, Sri Rahayu Fitriani, Ainia Putri Ayu Kusuma, faiza kamalia, agung Murdifi, Liely Noor Qadarwati, agita sari, Boodguns, Anang Rikza Masyhadi OFFICIAL, Didik Muktiyanto, muksin muksin, Rudi Gmail Nuriadi, Vindow Harum, irawan karseno, gaby diovani, abson Ly26, jaka susila, Reinhard Santoso, tjia martin, Roni Pebrianto, Roberto Sontani, achmad subarkah, Omo Abdul Madjid, Uswatun Khasanah, alex ondang, Arya Family, muzakir tombolotutu, Timmy Kids, only1su, Wee Khien Tan, Dawani Magdalena, Ricko Ciady, theresia margriet, Tri Laylaa Shaiza, Retno Sri, Buyung Aji Saputro, Fredrik Ong, Gricelle Sachi Sihombing, Erwin Loe, Dhanie Soeharto

Alex Krainer: When “the Few” Run the World, “the Many” Should Rise 26 Jun 2026

The world order is changing. The West is no longer the undisputed center of global power. Europe is gradually experiencing a decline in influence. Developing nations are emerging as formidable competitors. Economic elites are increasingly locked in battles with one another. Meanwhile, public awareness is rising in a wave unlike anything seen before.These are the arguments put forward by Alex Krainer, market analyst and founder of Krainer Analytics, in his conversation with Gita Wirjawan. In this episode, Krainer invites us to rethink the long-term trajectory of our world and reflect on what truly matters about our shared humanity in an era of war: preserving our freedom, or becoming servants of the system.Full topics:0:00:00 - Intro0:01:30 - Grew up with history, power, and politics0:05:50- How war intellectually shaped Alex Krainer0:11:40 - "The European Union is going to disintegrate"0:20:26 - Civil war: "The clash is inevitable"0:28:30 - Ukraine-Russia hostility “will never end”?0:34:45 - Neocolonialism: “You’re conquering a country through debt."0:39:35 - Oil price could worsen0:43:55 - Eschatological look of the Middle East conflict0:50:53 - Iran: “This isn’t Trump’s war”0:53:45 - We can’t avoid Thucydides Trap1:00:40 - Oligarchy, “this is by design”1:08:30 - Why we can beat plutocracy#Endgame #GitaWirjawan #AlexKrainer------------------You may also like these episodes: • We’re Not in World War III Yet, Realist Jo... • Francis Fukuyama: Is Western Civilization ... • Myth on Capitalism and Sex Industry - Kimb... ------------------Special thanks to our “future narrators” channel members:Mariko Yoshihara, Yemotto IBRAHIM, hobi kluyuran, Fajar Prasetyo, Dyah Firgiani, Arie Gunardi, Yayi Trisnawati D, Teddy Chow, Wwertyssnb, Widi Aphrian, Faizal …Mariko Yoshihara, Yemotto IBRAHIM, hobi kluyuran, Fajar Prasetyo, Dyah Firgiani, Arie Gunardi, Yayi Trisnawati D, Teddy Chow, Wwertyssnb, Widi Aphrian, Faizal Tajuli, hndraable, hendro trihatmojo, Muhammad Taufik Evendi, Qun'an Syukrilah, Charles Andrew Tang, Ariyo Arinsa Putra, Reda Bellarbi, Jaz Simbolon, Muhammad Ismail Mubarak, KATE WOLSKA, rrtrent892, Itje Chodidjah, Geralt Fajar Bukan, Jack Duan, Elmi CK Ong, Lucy March, Anggun Noventina, Irawan Purwono, Krishna Putra, Agnes Pranindita, nazaruddin nasir, 747sgw, Patricia S, Gusko Adnyana, Jerry Budiman, Mawan Darmawan, diah anggraini, Adrian Baskoro, Bambang Haryanto, Ezwan Zakaria, Irene Kurniati, Naufal M, Kianti Darusman, Revolution R, liza dewi, Joanna felicia, Susanto Uno, Taswin Munier, M Firaldi Akbar Zulkarnain, Seno wibowo, Hendry Ahen, Ilham R, Ferdy Reza, Ayu Arman, Haju Ara Podcast, Flores Exotic Tours, Niki S, Anita Amalia, Dewi Risnawati, birgietta katherine, Derry Harnanda, Ridwan Sakidja, Rita Sahara

Kimberly Hoang: Myth on Capitalism and Sex Industry #269 22 Jun 2026

The web of capitalism operates everywhere, in every transaction, every policy, every "done deal" that never sees the light. In the midst of it all, we are slowly losing something far greater: the meaning of being human.Kimberly Kay Hoang, professor of sociology at the University of Chicago, joins Endgame to uncover what has long remained hidden, from spiderweb capitalism to a sex industry far more complex than we assume, and to the question we rarely dare to ask plainly: what have we already sacrificed in the name of progress?#Endgame #GitaWirjawan #KimberlyHoang---------------Get your copy of Gita Wirjawan’s book, “What It Takes: Southeast Asia”, NOW:https://books.endgame.id/Also available on Amazon:https://sgpp.me/amazon/Leave your review here:www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes---------------Related Endgame episodes: • How AI-Enabled Organized Crimes & Systemic... • Jiang Xueqin: Our True Wealth Is Our Consc... • Di Mana Titik Tengah Kekuasaan dan Kebebas...

Zhang Weiwei: “Leaders Must Deliver, Meet Demands of the People” 09 Jun 2026

Get your copy of Gita Wirjawan’s book, “What It Takes: Southeast Asia”, NOW:https://books.endgame.id/Also available on Amazon:https://sgpp.me/amazon/Leave your review here:www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes------------------------------------------------------------Is democracy the only path, or simply just a method?Many of us believe that democracy is the only path—if not the best path—to nation-building. Yet, drawing on his expertise in international relations and his experience as an English interpreter for senior Chinese leaders (including Deng Xiaoping), Dr. Zhang Weiwei tells a very different story from his homeland, a story that stands in sharp contrast to the historical experience of Western civilization: China.China's historical experience suggests that the large-scale development of a nation can be achieved while remaining deeply rooted in its own cultural spirit. From his account of how Deng Xiaoping set China on a path of transformation through a process of self-correction, to his critique of political paradigms that divide the world into the binary categories of "democracy" and "autocracy," Zhang invites us to consider the successes of alternative models of political and developmental order.There are parts of the world that have progressed, prospered, and come to terms with their own troubled histories without democracy serving as their vessel.Find out more about The China Academy:https://thechinaacademy.org/‪@thinkersforum4149‬

Randy Goebel: Why the Global South Can Still Lead on AI 06 May 2026

AI today is powered by massive models, massive energy, and massive capital concentration. But what if this trajectory is essentially unsustainable? And what if the Global South could redefine the future of AI?Randy Goebel, an AI scientist and advocate of open science, explores the sustainability crisis behind large language models and the costly cycles that define AI’s history. He also emphasizes that for Southeast Asia and the Global South, the future of AI depends not on hardware, but on building and sustaining intellectual capital. ----------------------About the Guest: Randy Goebel is a computer scientist and professor of computing science in the Department of Computing Science, University of Alberta, Canada. He's known for his work in artificial intelligence (AI), machine learning, logic-based reasoning, and explainable AI (XAI). Goebel also helped found the Alberta Machine Intelligence Institute (AMII) and has been deeply involved in AI research and teaching.#Endgame #GitaWirjawan #RandyGoebel------------------------ You might also like:https://youtu.be/xUdCSq4W1Kk?si=mVh92mCGznE4GEmp https://youtu.be/WNcW2jHGrtk?si=dVprUeByatSeOfFh https://youtu.be/m8h7zojuM5Q?si=7qx3ICQ6Z0oYs11Z

Tom Ginsburg: Why Constitutional Monarchy Might Be the Best Form of Government 06 May 2026

Get your copy of Gita Wirjawan’s book, “What It Takes: Southeast Asia”, NOW: https://books.endgame.id/ Also available on Amazon: https://sgpp.me/amazon/ Leave your review here: http://www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes---------------Democracy holds elections. But what makes them meaningful? In an era of polarization, algorithmic amplification, elite capture, and institutional distrust, Gita Wirjawan conversation with Tom Ginsburg asks a deeper question: what sustains constitutional democracy, and what erodes it from within?From Southeast Asia’s dramatic transformation since the 1980s to the rise of authoritarianism at home, this episode weaves these threads together to examine the institutional architecture that makes freedom possible. It explores not only how democracies erode, but also what the best model of governance truly looks like in practice, and the constitutional framework required to sustain it over time.About the guest:Tom Ginsburg is a prominent American legal scholar specializing in comparative constitutional law and international law. He is a professor at the University of Chicago Law School, where he holds an endowed chair. He is widely known for his work on constitutional design, judicial politics, and the role of law in authoritarian regimes.#Endgame #GitaWirjawan #TomGinsburg---Episode you might like:https://youtu.be/7VAU6ejU3cc?si=sgdCyi4t9mfqOcxyhttps://youtu.be/PCYpeJYu9hY?si=xzB-5zj0P6ryQr0Vhttps://youtu.be/QZ1vMos7fck?si=C-OTKZ2htha_9dfs

Wesley Clark: Peace as a Paradoxical Ideal 28 Apr 2026

Get your copy of Gita Wirjawan’s book, “What It Takes: Southeast Asia”, NOW:https://books.endgame.id/Also available on Amazon:https://sgpp.me/amazon/Leave your review here:www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes---------------Power shapes history, but character shapes the future. Democracies do not collapse in a single dramatic moment; they erode quietly through short-term thinking and the loss of moral clarity.General Wesley Clark, former Supreme Allied Commander of NATO, sat down with Gita Wirjawan to reflect on peace, military involvement in global security, and America’s changing identity in a multipolar world.The discussion spans the Middle East, Russia–Ukraine, nuclear risks, and civilian casualties, highlighting the balance between strength and restraint, realism and hope.Full topics:0:00:00 - Intro0:02:09 - Why joined the military0:16:24 - Spirituality & religiosity0:18:26 - History of the birth of America0:29:07 - What is peace?0:37:55 - The US in a multipolar world0:50:56 - Significance: The quest of the 21st century?0:57:29 - Nuclear proliferation1:08:10 - Middle East1:12:25 - A realist look at Ukraine1:14:40 - NATO1:19:20 - Why invest in Southeast Asia#Endgame #GitaWirjawan #WesleyClark------------------About the guest:Wesley Clark is a four-star U.S. Army general who devoted 34 years of service under eight presidents, spanning from the Cold War to the Balkans. He served as Supreme Allied Commander of NATO, leading NATO forces during a defining post–Cold War period. His career reflects decades of experience at the intersection of military strategy, political leadership, and the shaping of modern American power.About the host:Gita Wirjawan is an Indonesian entrepreneur and educator. He is the founding partner of Ikhlas Capital and the chairman of Ancora Group. Currently, he is teaching at Stanford as a visiting scholar with Stanford's Precourt Institute for Energy.------------------You may also like:https://youtu.be/PCYpeJYu9hY?si=mrMhRwUXgvti4-r7https://youtu.be/oT4OcBYEZac?si=b6YgpSOZwkwewcTjhttps://youtu.be/vZ7ocdh_rsk?si=mJKfaZEmXnVmHuYX------------------

Bhima Yudhistira: Ekonomi Tumbuh, Belum Tentu Dinikmati Semua 15 Apr 2026

Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.id/ Sudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: / what-it-takes ------------------ Ekonomi Indonesia tumbuh 5%, tapi kelas menengah justru makin terjepit di tengah. Mereka dianggap terlalu kaya untuk dapat subsidi, namun terlalu kecil untuk dianggap sejahtera.Apa sebenarnya prioritas ekonomi kita?Pahami penjelasan Bhima Yudhistira, seorang ekonom dan Direktur Eksekutif CELIOS, dalam pembicaraannya dengan Gita Wirjawan. Tentang Bintang Tamu: Bhima Yudhistira adalah ekonom Indonesia yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios). Ia kerap menjadi narasumber di berbagai media nasional untuk membahas kebijakan fiskal, utang negara, investasi, hilirisasi industri, hingga dampak kebijakan publik terhadap kelas menengah dan UMKM. #Endgame #GitaWirjawan #BhimaYudhistira -----------------

Francis Fukuyama: Is Western Civilization in Decline? 13 Apr 2026

Get your copy of Gita Wirjawan’s book, “What It Takes: Southeast Asia”, NOW:https://books.endgame.id/Also available on Amazon:https://sgpp.me/amazon/Leave your review here:www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes------------------Francis Fukuyama argues that Western civilization is waning, and America can no longer agree on what it's even defending.In this episode, Professor Fukuyama discusses the deepening crisis within the liberal international order, as well as the symptoms and impact of America’s long-term decline.------------------About the Guest:Francis Fukuyama is a senior fellow at Stanford University's Freeman Spogli Institute and one of the most influential political theorists of the past three decades. Best known for “The End of History and the Last Man”, his work spans liberal democracy, political order, and institutional decay.About the host:Gita Wirjawan is an Indonesian entrepreneur and educator. He is the founding partner of Ikhlas Capital and the chairman of Ancora Group. Currently, he is teaching at Stanford as a visiting scholar with Stanford's Precourt Institute for Energy.------------------

Seyed Mohammad Marandi: How Orientalism Creates Information Asymmetry About Iran - 07 Apr 2026

What is going to stop this war? What does true peace in the Middle East look like?Endgame sits down with Seyed Mohammad Marandi for answers from an Iranian perspective. #Endgame #GitaWirjawan #SeyedMarandi ------------------ About the Guest: Seyed Mohammad Marandi is a Professor of English Literature and Orientalism at the University of Tehran. His work spans literature, postcolonial studies, and political analysis. About the host: Gita Wirjawan is an Indonesian entrepreneur and educator. He is the founding partner of Ikhlas Capital and the chairman of Ancora Group. Currently, he is teaching at Stanford as a visiting scholar with Stanford's Precourt Institute for Energy. ------------------ Get your copy of Gita Wirjawan’s book, “What It Takes: Southeast Asia”, NOW:https://books.endgame.id/ Also available on Amazon:https://sgpp.me/amazon/ Leave your review here: www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes

Vali Nasr: Why This War Could Be a “Turning Point” for the Global Order 07 Apr 2026

Why has Iran refused to break under decades of American and Israeli pressure? What really sustains the Islamic Republic? And what does this war reveal about the fractures in the global order?Nasr argues that reducing Iran to a theocracy misses the point entirely. ------------------ About the Guest: Vali Nasr served as Dean of the Johns Hopkins School of Advanced International Studies (SAIS) and as Senior Advisor to the U.S. Special Representative for Afghanistan and Pakistan. He is the author of several landmark books, including The Dispensable Nation, The Shia Revival, and his most recent, Iran’s Grand Strategy — which frames much of the conversation in this episode. About the host: Gita Wirjawan is an Indonesian entrepreneur and educator. He is the founding partner of Ikhlas Capital and the chairman of Ancora Group. Currently, he is teaching at Stanford as a visiting scholar with Stanford's Precourt Institute for Energy. ------------------ Get your copy of Gita Wirjawan’s book, “What It Takes: Southeast Asia”, NOW: https://books.endgame.id/ Also available on Amazon: https://sgpp.me/amazon/ Leave your review here: www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes ------------------

Bivitri Susanti: Mengapa Hukum yang Buruk Boleh Ditentang? 30 Mar 2026

Masyarakat yang cerdas tak akan patuhi hukum yang buruk. "Good people disobey bad law," kata pendiri Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK)—Bivitri Susanti.Ketika itu terjadi, legitimasi hukum pun terguncang. Lantas bagaimana kita harus menyikapinya? #Endgame #GitaWirjawan #BivitriSusanti ------------------ Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini: https://books.endgame.id Sudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: https://www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes ------------------------------------

Jiang Xueqin: Our True Wealth Is Our Consciousness 16 Mar 2026

Endgame presents Jiang Xueqin from ‘Predictive History’, a Beijing-based free thinker and high school teacher, in a conversation about how exactly the world works.Topics covered:0:00:00 - Intro0:02:04 - Harsh upbringing0:04:48 - Education journey0:14:41 - Skull and Bones0:19:35 - Naivitae & Depression0:22:28 - How journalism has evolved0:33:09 - Shifting world order0:38:36 - Civil war0:43:32 - Battle between elites0:45:59 - AI & consciousness0:54:28 - Trans-humanism0:56:13 - Board of Peace1:03:11 - Middle East1:25:46 - Will this war be never-ending?1:32:48 - Nuclear probability: “close to zero”1:37:59 - Economic repercussion1:42:13 - Gog and Magog1:48:00 - Midterm election1:50:45 - Conspiracy is no longer a conspiracy’1:52:25 - Approach to education1:56:01 - “You matter”1:58:35 - On love1:59:18 - Trump-Xi upcoming meeting#Endgame #GitaWirjawan #JiangXueqinRecorded on March 8, 2026.------------------About the host:Gita Wirjawan is an Indonesian entrepreneur and educator. He is the founding partner of Ikhlas Capital and the chairman of Ancora Group. Currently, he is teaching at Stanford as a visiting scholar with Stanford's Precourt Institute for Energy.------------------Get your copy of Gita Wirjawan’s book, “What It Takes: Southeast Asia”, NOW:https://books.endgame.id/Also available on Amazon:https://sgpp.me/amazon/Leave your review here:www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes------------------You might also like:Keyu Jin: Centralized Power, Decentralized Economy China Predicted Its Rise 75 Years Ago - Eric X. Li Victor Gao on How the US Misunderstands China

John Mearsheimer: We’re Not in World War III Yet, Realist John Mearsheimer Explains 13 Mar 2026

In his third appearance at Endgame, John Mearsheimer talks about the latest development on the global politics on the brink of another world war. The conversation spans from the Iran Conflict, the Ukraine War, East Asia, and the possibility of a nuclear war—soon. Recorded on March 5, 2026. ------------------ About the guest: John Joseph Mearsheimer is an international relations theorist (a realist) who served as the R. Wendell Harrison Distinguished Service Professor in the Political Science Department at the University of Chicago, where he has taught since 1982. About the host: Gita Wirjawan is an Indonesian entrepreneur and educator. He is the founding partner of Ikhlas Capital and the chairman of Ancora Group. Currently, he is teaching at Stanford as a visiting scholar with Stanford's Precourt Institute for Energy. ------------------ Get your copy of Gita Wirjawan’s book, “What It Takes: Southeast Asia”, NOW: https://sgpp.me/what-it-takes-yt And leave your review here: https://www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes

How AI-Enabled Organized Crimes & Systemic Scams Work - Niki Luhur 07 Mar 2026

AI’s greatest disruption may not be automation — but trust. From deepfakes and adversarial attacks to cyber fraud funding organized crime, the risks are no longer theoretical. In an age where controlling your own data feels increasingly impossible, Niki Luhur (Founder & Group CEO, VIDA), argues that only a zero-trust redesign of digital systems can prevent the next systemic crisis.Learn how to protect yourself and your business in the age of scamdemics: https://vida.id/en/wheresthefraud#Endgame #GitaWirjawan #NikiLuhur------------------ Get your copy of Gita Wirjawan’s book, “What It Takes: Southeast Asia”, NOW: https://sgpp.me/what-it-takes-ytAnd leave your review here:https://www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes------------------Watch Niki’s first episode on Endgame:https://youtu.be/yIGS5ZXVnJU?si=6zgyvMmnu7QyA91CYou might also like:https://youtu.be/HXM089acVZ0?si=q_BgjGBqKpiSQMuthttps://youtu.be/xUdCSq4W1Kk?si=_Kf4OrGHH2M6wwayhttps://youtu.be/yln9TcNRw8w?si=vn3EBVY4110IsIr3------------------

Eric Maskin: Our Voting System Is Broken, Here’s the Fix 07 Mar 2026

Get your copy of Gita Wirjawan’s book, “What It Takes: Southeast Asia”, NOW: https://sgpp.me/what-it-takes-ytAnd leave your review here:https://www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes ------------------------ Many of us have, at one time or another, questioned the real impact of a public policy. But Eric Maskin encourages us to shift the focus: instead of asking only what policies do, we should ask how the rules behind them are designed in the first place.A Nobel Prize–winning economist, Maskin is best known for developing the foundations of mechanism design theory. This branch of microeconomics—closely linked to game theory and information economics—examines how to structure rules and incentives so that socially desirable outcomes emerge, even when individuals act rationally and hold private information.In addition to his theoretical work, Maskin has proposed true-majority voting rules as a way to strengthen democratic systems. His approach addresses weaknesses in conventional electoral frameworks, which can be susceptible to elite capture, and aims to ensure that election outcomes more accurately reflect the will of the majority. #Endgame #GitaWirjawan #EricMaskin ----------------------------------------- You might also like these episodes:https://youtu.be/eRRMurnQnJU?si=55n3y8sVDTYhhJE-https://youtu.be/CXUgsJYpfvs?si=KBauWO64HWoCi0Athttps://youtu.be/iF9z1G-6i-Q?si=JP2PstD1HjZ9HV3q ------------------

M. Quraish Shihab : Akui Perbedaan, tapi Cari Persamaan 06 Mar 2026

Menyambut bulan suci Ramadhan 2026, Endgame kembali menghadirkan Bapak M. Quraish Shihab untuk menebar pesan-pesan kebersamaan dan perdamaian.Episode ini membahas pentingnya mencari titik temu perbedaan dari berbagai keragaman agama dunia.#Endgame #GitaWirjawan #QuraishShihab------------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: / what-it-takes

Pak Susilo Bambang Yudhoyono: Membaca Catur Politik Dunia 06 Mar 2026

Volatilitas semakin tinggi. Instabilitas semakin menjadi. Ketidakpastian semakin pasti.Pertanyaannya, kita harus apa?Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hadir di Endgame untuk ketiga kalinya. Beliau memberikan pandangan, refleksi, dan pencerahan tentang bagaimana menyikapi dan menghadapi kesengitan percaturan geopolitik hari ini dan esok.Direkam 26 Januari 2026 di SBY Music Studio, Cikeas.Terima kasih kepada Nyla Permata Sari dan seluruh tim SBY Studio atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam mewujudkan acara ini.Topik selengkapnya:0:00:00 - Intro0:05:41 - Kenapa harus ikuti isu geopolitik0:08:51 - Agenda dunia berjalan mundur?0:12:44 - Perubahan struktural dunia hari ini0:18:22 - Sejarah kebangkitan Tiongkok0:26:35 - Mesti ikuti ideologi Barat atau Timur?0:36:37 - Ultranasionalisme0:44:09 - Board of Peace0:48:21 - Moralitas vs Realisme0:53:12 - Perang Dunia Ketiga1:06:11 - Dilema Nuklir1:10:37 - Ini harusnya strategi geopolitik kita1:40:38 - Kembalikan diplomasi#Endgame #GitaWirjawan #SusiloBambangYudhoyono------------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: / what-it-takes ------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai: • Trump's Strategic Ambiguity and Future of ... • ‘Bapak Satelit Indonesia’: Kita Harus Bang... • How Math and Sanskrit Shape Amartya Sen's ... ------------------

China Predicted Its Rise 75 Years Ago - Eric X. Li 11 Feb 2026

Talks about the “Party Life: Chinese Governance and the World Beyond Liberalism” (2023) book with the author, Eric X. Li.This episode discusses China’s rapid rise in the last three decades, which he divides into three stages (Revolution, Infusion, and Reconciliation), and what the world could learn from that monumental history.#Endgame #GitaWirjawan #China------------------------ About the Guest:Eric Xun Li is a Chinese venture capitalist and political scientist. He is the founder of Chengwei Capital, invested in 100+ diverse companies with cumulative investment of 2 billion USD++. Eric is also the founder of a Chinese media platform, Guancha.cn, with more than 100 million daily viewers.About the Host:Gita Wirjawan is an Indonesian entrepreneur and educator. He is the founding partner & chairman of Ikhlas Capital and the chairman of Ancora Group. Currently, he is teaching at Stanford as a visiting scholar with Stanford's Precourt Institute for Energy.

Sudirman Said: Bencana dan Revolusi Era Baru 10 Feb 2026

Pendidikan, kepemimpinan, dan energi. Tiga bahan dasar nation-building dari kacamata Sudirman Said.Gita dan Sudirman juga mengajak kita untuk merefleksikan kembali bencana tsunami Aceh 2004 serta upaya-upaya cepat tanggap kala itu, agar kita bisa memetik pelajarannya hari ini.-----------------Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.id --------------------------------------Sudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: / what-it-takes

Glenn Diesen: “When the World Is Multipolar, You Diversify” 30 Jan 2026

Get your copy of Gita Wirjawan’s book, “What It Takes: Southeast Asia”, NOW: https://sgpp.me/what-it-takes-ytAnd leave your review here:https://www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes------------------Join Gita Wirjawan and Glenn Diesen in a conversation about world politics, democracy, and the future of Europe. More on this episode:00:00 - Intro02:00 - What is Eurasia06:23 - “When the world is multipolar, you diversify.”11:29 - Should Europe prioritize economic or security?16:46 - Public opinion-policymaking divorce20:23 - Good governance24:00 - The tragedy of great power politics29:33 - Ukraine resolution34:45 - Trump’s strategic ambiguity45:00 - Genocide55:00 - The US is becoming a tribute economy57:00 - Paradox of Multipolarity1:11:15 - Global political1:19:41 - Redefining democracy1:31:50 - Future of the EU#Endgame #GitaWirjawan #GlennDiesen ----------------------------About the Guest:Glenn Diesen is a Norwegian professor and geopolitical analyst specializing in Russian foreign policy, Eurasian integration, and the shift toward a multipolar world order. A professor at the University of South-Eastern Norway, he is widely known for his critical perspective on Western hegemony and NATO expansion, often arguing that global power is tilting toward a "Greater Eurasia" framework. About the Host:Gita Wirjawan is an Indonesian entrepreneur and educator. He is the founding partner of Ikhlas Capital and the chairman of Ancora Group. Currently, he is teaching at Stanford as a visiting scholar with Stanford's Precourt Institute for Energy.___________________Episodes you might like:1. https://youtu.be/eRRMurnQnJU2. https://youtu.be/CXUgsJYpfvs3. https://youtu.be/_AbeVh1JRcg------------------Special thanks to our ‘Future Narrators’ channel members:Mariko Yoshihara, Yemotto IBRAHIM, hobi kluyuran, Fajar Prasetyo, Dyah Firgiani, keetkaat, Excel-lent, Arie Gunardi, Yayi Trisnawati D, Teddy Chow, Wwertyssnb, Crispy_Cracker58, Priyanithi Dharsania Negara, Widi Aphrian, hndraable, hendro trihatmojo, Muhammad Taufik Evendi, QunÔºáan Syukrilah, azam adnani, Charles Andrew Tang, Ariyo Arinsa Putra, Reda Bellarbi, Jaz Simbolon, Muhammad Ismail Mubarak, Stefanus B. W., KATE WOLSKA, pixelcadet, Itje Chodidjah, Geralt Fajar Bukan, Jack Duan, Elmi CK Ong, Lucy March, Anggun Noventina, Irawan Purwono, Krishna Putra, Agnes Pranindita, Darso Arafa, nazaruddin nasir, 747sgw, benget yakub, Patricia S, ferra febrianti, De Guda Kessa, Gusko Adnyana, mjk939, Jerry Budiman, Mawan Darmawan, diah anggraini, Ainur Rofiq, Adrian Baskoro, Bambang Haryanto, Ezwan Zakaria, Marilyn C, Kianti Darusman, Revolution R, liza dewi, Joanna FKG, Susanto Uno, Taswin Munier, M Firaldi Akbar Zulkarnain, Super ‚ÄúBuupy Pub‚Äù Bondon, Ferdy Reza, Elnasdi Moda, Hendry Ahen, Aria Widyanto, Ilham R, Ayu Arman, Haju Ara Podcast, Flores Exotic Tours, Meilisva AA Taniel, nonik martyastuti, Niki S, Anita Amalia, hardianiati, Salwaluna Maryam, Dewi Risnawati, birgietta katherine, Derry Harnanda, Aleyandra Rizka Amalia, Ridwan Sakidja, Rita Sahara, Sanityas Prawatyani, Teddy Sutendi, erna girirachman, Alvin Rivaldi, Ronny Wijaya, Sam K Nugraha, Arif R3 Vibration, FBC Ponto, Stella sinaga, chandrawati Saragih, Kawal Jakarta, Elmi Dignity, Yufud Rahayun, Calvin Go, Freddy Wijaya, Toto Parminto, Bambang Made, Nova Rahayu Yusuf, Oktavianto Dwi Wicaksono, Muhi Futon, Sophia Alizsa, fsoenardi, Hadzunda Laga, ULFA, R K, Dina Siswa, Daniel Tagu Dedo, adam fadrian, muhammad afif, Okvina Juita, Yoggi Dinata, Nofliyana, NOVEDY HUSAINI, Kacamata Indra, Asyraf Mursalina, Cindy Permatasari, tanto thesman, Jarry Rinaldy, RACHMAD ARIFUDDIN AMKL, eka nurlita, Arief widyanto

Pandu Sjahrir Patahkan Mitos tentang Danantara 19 Jan 2026

Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:https://www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes------------------Mengupas cerita di balik layar Danantara langsung bersama sang CIO, Pandu SjahrirPercakapan yang diramu untuk menjawab rasa penasaran kita semua: Apa sebenernya yang dilakukan Danantara? Mengapa penting? Bagaimana ejawantah ide dan gagasan yang dibawa? Siapa saja orang-orang di baliknya?#Endgame #GitaWirjawan #PanduSjahrirTopik selengkapnya:00:00 - Intro01:08 - Masuk ke ‘kampus militer’-nya ekonomi05:36 - Pentingya berjejaring08:35 - 5 nilai yang diajarkan orang tua Pandu13:31 - Danantara17:28 - Yang dicari dari investasi23:05 - Passion Pandu sesungguhnya: Pendidikan dan Guru27:06 - Patahkan mitos tentang Danantara38:27 - Korupsi43:19 - Ketahanan Pangan46:51 - Ketahanan Energi54:02 - Kenapa investasi asing itu penting1:04:46 - Harus lihat 50—100 tahun ke depan1:11:25 - Narasi dari Asia Tenggara1:17:03 - Waste to Energy------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai:https://youtu.be/Ss6ud71pmvQ?si=4fgqA2LlfICPLpArhttps://youtu.be/lpQrUTWXHZU?si=1gpeWZBUH6lydFeYhttps://youtu.be/Ne6hcWoWzDo?si=bvlj1YiMlSWqDL-g------------------

Adi Rahman Adiwoso: ‘Bapak Satelit Indonesia’ Kita Harus Bangun Industri Antariksa 15 Jan 2026

Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini: https://books.endgame.id Sudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: https://www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes ------------------ Semua tahu kekayaan alam yang ada di dalam dan di atas tanah air Indonesia. Namun siapa benar-benar memahami sejarah, kekuatan, dan potensi kita… di ruang angkasa?Endgame menghadirkan Adi Rahman Adiwoso, pimpinan Pasifik Satelit Nusantara, untuk membahas ekosistem antariksa di Indonesia dari perspektif industri.Adi secara khusus menekankan pentingnya kedaulatan antariksa bagi Indonesia. Ia juga menerangkan besarnya peluang ekonomi luar angkasa (space economy) jika dapat dimanfaatkan secara maksimal.Sebuah topik yang undernarrated, tetapi sangat penting untuk dibahas. #Endgame #GitaWirjawan #AdiRahmanAdiwoso ------------------

Etika Politik, Tata Negara, Filsafat Ekonomi ala Tom Lembong 15 Jan 2026

Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:https://www.goodreads.com/book/show/241922036-what-it-takes------------------#Endgame #GitaWirjawan #TomLembong------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai:https://youtu.be/Ss6ud71pmvQ?si=UGN5BNqWsPBFnbpGhttps://youtu.be/sXa4hU3PlZo?si=fZvaa5ZSRP3kdIo2https://youtu.be/9D9XG33maJs?si=oRtXAlmTyhhYGsRa------------------

Marty Natalegawa: Runtuhnya Kepercayaan Publik: Sebuah Perspektif Geopolitika 18 Dec 2025

Menentukan arah Indonesia di tengah perceraian Amerika Serikat dengan Tiongkok. Direkam 20 September 2025; bagian dari Endgame Town Hall 2025.#Endgame #GitaWirjawan #MartyNatalegawa----------------- Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini:https://books.endgame.idSudah baca? Tinggalkan review-mu di sini: / what-it-takes ----------------- Other Endgame episodes that you might like: • Vijay Prashad: America’s Finger-Wagging Pu... • Kishore Mahbubani: The Biggest Mistakes of... • John Mearsheimer: What’s Behind Biden’s Bl...

Pendirian dalam Berkebijakan Itu Penting - Purbaya Sadewa 03 Dec 2025

Buku yang saya tulis, ‘What It Takes: Southeast Asia’, sekarang sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dapatkan di sini: https://books.endgame.id/Sudah baca? Tinggalkan review-mu di sini:https://www.goodreads.com/book/show/2...---------------------Bagaimana arah kebijakan dan lanskap ekonomi ke depan?Untuk pertama kalinya, Purbaya Yudhi Sadewa berbincang selama lebih dari 90 menit untuk membahas segala aspek yang penting untuk Anda pahami: mengapa uang beredar penting, bagaimana meningkatkan penanaman modal asing dan penerimaan pajak, hingga strategi mencapai target pertumbuhan 8%.Purbaya dan Gita juga menyentuh topik lainnya, termasuk dana pendidikan, desentralisasi ekonomi, serta peningkatan elektrifikasi. Terlebih lagi, Purbaya juga membahas beberapa hal personal seperti latar belakang pendidikan dan filsafat ekonomi beliau.#Endgame #GitaWirjawan #PurbayaSadewa---------------------Episode lainnya yang mungkin Anda sukai:https://youtu.be/DTz5X5NVSdk?si=M_1xg...https://youtu.be/S0GcAdhLKYE?si=5Dd3_...https://youtu.be/A9jWMsM4-wU?si=6oQTm...

When Economy & Democracy Truly Serve Humanity - Amartya Sen 26 Nov 2025

From math, Sanskrit, and epistemology, to freedom, justice, and democracy—Gita Wirjawan in conversation with Nobel Laureate Amartya Sen.English subtitles available.#Endgame #GitaWirjawan #AmartyaSen-----------------Nobelist Amartya Sen reads "What It Takes: Southeast Asia". You should too!BUY NOW:https://sgpp.me/what-it-takes-ytor get it at Periplus: https://sgpp.me/what-it-takes-periplus-----------------About the Guest:Professor Amartya Sen is a Thomas W. Lamont University Professor and Professor of Economics and Philosophy at Harvard University. He won the Nobel Memorial Prize in Economic Sciences in 1998, “for his contributions to welfare economics.”About the Host:Gita Wirjawan is an Indonesian entrepreneur and educator. He is the founding partner of Ikhlas Capital and the chairman of Ancora Group. Currently, he is teaching at Stanford as a visiting scholar with Stanford's Precourt Institute for Energy.-----------------Other Endgame episodes that you might like:https://youtu.be/_A6x_21ojD0?si=a7YIa...https://youtu.be/VHJwO13EqWE?si=ZURD6...https://youtu.be/Pg4w-rwTCXE?si=JyEc2...------------------

Mungkinkah Meritokrasi di Tengah Mediokrasi? - Rocky Gerung dan Tom Lembong 20 Nov 2025

Baca buku saya, 'What It Takes: Southeast Asia’, sekarang di:https://sgpp.me/what-it-takes-ytatau di Periplus: https://sgpp.me/what-it-takes-periplus------------Ini adalah kali pertama Rocky Gerung, Tom Lembong, dan Gita Wirjawan berada dalam satu panggung. Membahas konsep dan praktik meritokrasi, refleksinya dari paradoks meritokrasi di Tiongkok (sebagai sebuah negara autokrasi), serta pengejawantahannya di awal sejarah Indonesia sebagai sebuah negara-bangsa.Topik selengkapnya:00:00 - Intro01:09 - Meritokrasi di negara otokrasi07:54 - Bisakah meritokrasi dikendalikan medioker?15:59 - Mengapa muncul gejala federalisme?25:42 - Mitos rakyat Indonesia tidak pintar32:52 - Debat Gita-Rocky42:11 - Autokrasi tanda negara sekarat47:15 - Suburkan dialektika dalam kurikulum publik52:40 - Tuhan berjenakaDirekam 20 September 2025; bagian dari Endgame Town Hall 2025.#RockyGerung #TomLembong #GitaWirjawan-----------------Tonton juga episode Rocky Gerung sebelumnya di Endgame:https://youtu.be/3Zsw5RTbQi0?si=8RtOeDgdMyZYBEZthttps://youtu.be/LsmfczRIXT8?si=tsJyA757pSVClPsqhttps://youtu.be/BSwlImumegY?si=bUfMpiailYrrxlSF------------------Special thanks to our ‘Future Narrators’ channel members:Mariko Yoshihara, Yemotto IBRAHIM, hobi kluyuran, Fajar Prasetyo, Dyah Firgiani, keetkaat, Excel-lent, Arie Gunardi, Yayi Trisnawati D, Teddy Chow, Wwertyssnb, Crispy_Cracker58, Priyanithi Dharsania Negara, Widi Aphrian, hndraable, hendro trihatmojo, QunÔºáan Syukrilah, azam adnani, Charles Andrew Tang, Ariyo Arinsa Putra, Reda Bellarbi, Jaz Simbolon, Muhammad Ismail Mubarak, Wahyu Jaka, Stefanus B. W., KATE WOLSKA, pixelcadet, Itje Chodidjah, Geralt Fajar Bukan, Jack Duan, Lucy March, auliaali05, Anggun Noventina, Irawan Purwono, Krishna Putra, Agnes Pranindita, Darso Arafa, nazaruddin nasir, 747sgw, benget yakub, Patricia S, ferra febrianti, De Guda Kessa, Gusko Adnyana, mjk939, Jerry Budiman, Mawan Darmawan, Muhammad Naufal, diah anggraini, Ainur Rofiq, Adrian Baskoro, Bambang Haryanto, Ezwan Zakaria, Marilyn C, Kianti Darusman, Revolution R, Joanna FKG, Susanto Uno, Taswin Munier, M Firaldi Akbar Zulkarnain, Super „Buupy Pub” Bondon, Ferdy Reza, Elnasdi Moda, Hendry Ahen, Aria Widyanto, Ayu Arman, Ilham R, Haju Ara Podcast, Meilisva AA Taniel, Flores Exotic Tours, nonik martyastuti, Niki S, Anita Amalia, hardianiati, Maya, Dewi Risnawati, birgietta katherine, Derry Harnanda, Aleyandra Rizka Amalia, Ridwan Sakidja, Rita Sahara, Sanityas Prawatyani, Teddy Sutendi, erna girirachman, Alvin Rivaldi, Ronny Wijaya, Sam K Nugraha, Arif R3 Vibration, FBC Ponto, Stella sinaga, Muhammad Rizal Akbar, KP, Kawal Jakarta, vava vivi, Yufud Rahayun, Calvin Go, Freddy Wijaya, Toto Parminto, Bambang Made, Nova Rahayu Yusuf, Oktavianto Dwi Wicaksono, Muhi Futon, Sophia Alizsa

Kecerdasan dan Kebodohan Sama-sama Bisa Dilatih - dr. Ryu Hasan 20 Nov 2025

Baca buku saya, 'What It Takes: Southeast Asia’, sekarang di:https://sgpp.me/what-it-takes-ytatau di Periplus: https://sgpp.me/what-it-takes-periplus------------Kali kedua hadir di Endgame, dr. Roslan Yusni Hasan (akrab dipanggil dr. Ryu Hasan) membahas konsep-konsep yang kerap kali disalahpahami dan dipolarisasi seperti: kebahagiaan v.s. kekayaan, keamanan v.s. ketenangan, empirisme v.s. abstraksi, kesadaran dan penderitaan, kebenaran dan otoritas, hingga kecerdasan dan kebahagiaan.Direkam 20 September 2025; bagian dari Endgame Town Hall 2025.#Endgame #GitaWirjawan #RyuHasan-----------------Tonton juga episode Ryu Hasan sebelumnya di Endgame:https://youtu.be/iFghbhtpcUI?si=0aC5ihkz4OeeJ8IBEpisode lain yang mungkin Anda sukai:https://youtu.be/g8F5nd-eAyU?si=YZdmhKBzzGL0U7YHhttps://youtu.be/r_Px7xjtkWA?si=jh6Mi_NQV3VJrGquhttps://youtu.be/Io40wI5Abac?si=wiNoiFLHKnrVD89x------------------Special thanks to our ‘Future Narrators’ channel members:Mariko Yoshihara, Yemotto IBRAHIM, hobi kluyuran, Fajar Prasetyo, Dyah Firgiani, keetkaat, Excel-lent, Arie Gunardi, Yayi Trisnawati D, Teddy Chow, Wwertyssnb, Crispy_Cracker58, Priyanithi Dharsania Negara, Widi Aphrian, hndraable, Muhammad Taufik Evendi, hendro trihatmojo, QunÔºáan Syukrilah, Charles Andrew Tang, Ariyo Arinsa Putra, Reda Bellarbi, Jaz Simbolon, Muhammad Ismail Mubarak, Wahyu Jaka, Stefanus B. W., KATE WOLSKA, pixelcadet, Itje Chodidjah, Elmi CK Ong, Geralt Fajar Bukan, Jack Duan, Lucy March, masni eritrina, auliaali05, Anggun Noventina, Irawan Purwono, Krishna Putra, Agnes Pranindita, Darso Arafa, nazaruddin nasir, 747sgw, benget yakub, Patricia S, ferra febrianti, De Guda Kessa, Gusko Adnyana, mjk939, Jerry Budiman, Mawan Darmawan, diah anggraini, Ainur Rofiq, Adrian Baskoro, Bambang Haryanto, Ezwan Zakaria, liza dewi, Marilyn C, Kianti Darusman, Revolution R, Joanna FKG, Taswin Munier, M Firaldi Akbar Zulkarnain, Super ‚ÄúBuupy Pub‚Äù Bondon, Ferdy Reza, Elnasdi Moda, Hendry Ahen, Aria Widyanto, Ayu Arman, Ilham R, Haju Ara Podcast, Meilisva AA Taniel, Flores Exotic Tours, nonik martyastuti, Salwaluna Maryam, Niki S, Anita Amalia, Dewi Risnawati, birgietta katherine, Derry Harnanda, Aleyandra Rizka Amalia, Ridwan Sakidja, Rita Sahara, Sanityas Prawatyani, Teddy Sutendi, erna girirachman, Joshi Putriasih, Alvin Rivaldi, Ronny Wijaya, Budianto Wu, ahmad suparlan, Sam K Nugraha, Arif R3 Vibration, FBC Ponto, Stella sinaga, Muhammad Rizal Akbar, chandrawati Saragih, KP------------------00:00 - Intro01:41 - Empirisme vs. Abstraksi09:12 - Melatih cara kerja otak15:57 - Nihilisme dan Spiritualisme17:09 - GenZ dan 'Parasocial Relationship Disorder'22:52 - Mungkinkah lompatan kognitif?31:51 - Kecerdasan, Kebahagiaan, Kekayaan41:18 - Gembira vs. Bahagia46:30 - Tertib vs. Tenang51:16 - Jangan respons masalah pakai masalah

Helman Sitohang: “Pendidikan Jauh Lebih Penting daripada Uang” 05 Nov 2025

Baca buku saya, 'What It Takes: Southeast Asia’, sekarang di:https://sgpp.me/what-it-takes-ytatau di Periplus: https://sgpp.me/what-it-takes-periplus--------------Dua alumni Pangudi Luhur yang mendunia kembali duduk di bangku sekolah untuk berbicara tentang peran pendidikan dalam hidup mereka masing-masing, serta bagaimana Indonesia harus menata pendidikan ke depan.Selain itu, Helman dan Gita juga menyentuh isu regional, termasuk budaya etos kerja, argumentasi, hingga meritokrasi.--------------- About the host: Gita is an Indonesian entrepreneur and educator. He is the founding partner of Ikhlas Capital and the chairman of Ancora Group. Currently, he is teaching at Stanford as a visiting scholar with Stanford's Precourt Institute for Energy; and a fellow at the Harvard Kennedy School's Belfer Center for Science and International Affairs.

Rian Fahardhi: Opini Publik & Kebijakan Bercerai, Bisa Rekonsiliasi? 22 Oct 2025

Baca buku saya, 'What It Takes: Southeast Asia’, sekarang di:https://sgpp.me/what-it-takes-ytatau di Periplus: https://sgpp.me/what-it-takes-periplus---------------Gen Z kedua yang hadir di siniar Endgame, Rian Fahardhi membahas bagaimana tantangan dan potensi yang dimiliki pemuda Indonesia hari ini. Selain itu, Rian juga mengupas berbagai polemik pendidikan serta solusi-solusi yang dimungkinkan untuk mengentaskan itu semua. Ia bercerita tentang bagaimana kepeduliannya terhadap isu kepemudaan dan pendidikan memantiknya untuk membentuk inisiasi Distrik Berisik dan Sekolah Tanah Air.Dalam percakapan ini, Rian menekankan pentingnya diskursus dan empati lintas generasi untuk masa depan yang lebih baik.#Endgame #GitaWirjawan #RianFahardhi ---------------Episode lainnya yang mungkin Anda sukai:https://youtu.be/FZ8S9ug5DsQ?si=cmQAQ-2CyS2e1ULUhttps://youtu.be/8VgOjyMl9YQ?si=c7ts08Dx1uLwWg53https://youtu.be/TTxxp--l4I4?si=kOh1aPnobqc_vbkYv---------------Jelajahi dan jadi bagian dari komunitas kamihttps://www.instagram.com/gamechangers.id/--------------- Untuk ajakan kolaborasi dan kerja sama, hubungi kami di sini:https://sgpp.me/contactus---------------

Dwiki Dharmawan : “Dengan Musik, Dunia Penuh Cinta dan Kedamaian” 15 Oct 2025

Baca buku saya, 'What It Takes: Southeast Asia’, sekarang di:https://sgpp.me/what-it-takes-ytatau di Periplus: https://sgpp.me/what-it-takes-periplus----------------------------- Dwiki Dharmawan bercerita tentang 40 tahun perjalanannya di industri musik Indonesia. Selain itu, beliau juga membahas nilai-nilai filosofis yang bisa kita petik dari jazz serta peran musik dalam diplomasi.#Endgame #GitaWirjawan #DwikiDharmawan ---------------Episode lainnya yang mungkin Anda sukai: https://youtu.be/MvwN7lWib-Ihttps://youtu.be/TPwUGxkuY_shttps://youtu.be/utiTCJVuEnE---------------Jelajahi dan jadi bagian dari komunitas kamihttps://endgame.id/---------------Untuk ajakan kolaborasi dan kerja sama, hubungi kami di sini:https://sgpp.me/contactus---------------

Victor Gao on How the US Misunderstands China 08 Oct 2025

Great news! Endgame Podcast meraih peringkat ke-4 dari 100 podcast terbaik Indonesia versi FeedSpot. Lihat daftarnya di sini: https://podcast.feedspot.com/indonesi... Terima kasih telah membantu kami mendemokratisasi gagasan di tengah riuhnya informasi. 🙏 ---------------------------------------------------------------- If Deng Xiaoping were still with us today, how would he navigate the current dynamics between the United States and China? To explore this question and beyond, Endgame invites Victor Gao—who once worked directly with the great man. Victor and Gita exchange many thoughts, all hinging on one central observation: America’s misunderstanding of China’s international posture is both evident and consequential. In this 70-minute conversation, Victor guides us through how the world should truly read China—its history, strategy, and worldview. Thumbnail photo credit: Jan Reinier van der Vliet from Nexus Institute (https://nexus-instituut.nl/person/victor-gao) -------------------------------------------------------- About the Guest:Victor Gao is the Vice President of the Center for China and Globalization (CCG) and Chair Professor at Soochow University. About the Host:Gita Wirjawan is an Indonesian entrepreneur and educator. He is the founding partner of Ikhlas Capital and the chairman of Ancora Group. Currently, he is teaching at Stanford as a visiting scholar with Stanford's Precourt Institute for Energy. ----------------- Other Endgame episodes that you might like: https://youtu.be/_A6x_21ojD0?si=iPPcE4v9PGemgwrD https://youtu.be/jn7Q9ZvXRcI?si=w3Dd2obxEJYZD-du https://youtu.be/39_bpaaio1U?si=IrjIszYco0job2QT

Roderick Purwana: Danai 300+ Perusahaan Teknologi di Asia Tenggara 01 Oct 2025

Baca buku saya, 'What It Takes: Southeast Asia’, sekarang di:https://sgpp.me/what-it-takes-yt atau di Periplus: https://sgpp.me/what-it-takes-periplus ------------------------------------------------ Great news! Endgame Podcast meraih peringkat ke-4 dari 100 podcast terbaik Indonesia versi FeedSpot. Lihat daftarnya di sini: https://podcast.feedspot.com/indonesia_podcasts/ ------------------------------------------------- Roderick Purwana adalah Managing Partner dari East Ventures, sebuah perusahaan modal ventura terkemuka di Asia Tenggara. Dengan pengalaman di dunia investasi, teknologi, dan keuangan, ia telah mendampingi ratusan perusahaan rintisan dan berperan aktif mendorong inovasi serta pembangunan ekonomi di kawasan. Dalam episode ini, Roderick membahas hal-hal yang dapat membantu pertumbuhan nasional dan kawasan—mulai dari pendidikan, investasi, peningkatan produktivitas, hingga sektor-sektor mana saja yang perlu digenjot. Selain itu, Roderick dan Gita juga mengupas topik-topik yang dekat dengan kewirausahaan. Beberapa di antaranya ialah tiga karakter yang dimiliki para founder sukses, manajemen risiko dan kepercayaan (trust) sebagai kunci suburnya investasi, serta pentingnya meningkatkan etos kerja. #Endgame #GitaWirjawan #EastVentures ------------------------------------------------------- Episode lainnya yang mungkin Anda sukai: https://www.youtube.com/playlist?list=PL-hh_bKgnJ6FqDJwTs5YB3xMvQrFCDSoJ Jelajahi dan jadi bagian dari komunitas kami https://endgame.id/ Untuk ajakan kolaborasi dan kerja sama, hubungi kami di sini: https://sgpp.me/contactus

dr. Sari Chairunisa: Pimpin 15 Ribu Karyawan: Itu Amanah 17 Sep 2025

dr. Sari Chairunnisa, Deputy CEO ParagonCorp, membahas pentingnya pendidikan STEM dalam meningkatkan produktivitas di Indonesia. Beliau juga membagikan kunci keberhasilan Paragon dalam merangkul aspek kemanusiaan, kemutakhiran, dan relevansi.------------------------------------------------------------- About the host: Gita is an Indonesian entrepreneur and educator. He is the founding partner of Ikhlas Capital and the chairman of Ancora Group. Currently, he is teaching at Stanford as a visiting scholar with Stanford's Precourt Institute for Energy; and a fellow at the Harvard Kennedy School's Belfer Center for Science and International Affairs.---------------------Episode lainnya yang mungkin Anda sukai:https://www.youtube.com/playlist?list...---------------------Jelajahi dan jadi bagian dari komunitas kamihttps://endgame.id/---------------------Untuk ajakan kolaborasi dan kerja sama, hubungi kami di sini:https://sgpp.me/contactus

Arif Havas Oegroseno: Laut dan Pesisir - Jati Diri Indonesia yang Sejati 10 Sep 2025

Join Endgame Town Hall 2025 bersama Gita Wirjawan, Bagus Muljadi, dan bintang tamu lainnya:Tom Lembong, ⁠Marty Natalegawa, ⁠Maudy Ayunda, ⁠Mahfud MD, ⁠Rocky Gerung, ⁠Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), ⁠Iyas Lawrence, ⁠Andini Effendi, ⁠Husein Ja’far Al Hadar (Habib Ja’far), ⁠Aishah Prastowo, ⁠Angga Sasongko, dan masih banyak lagi!20 September, di Kartika Expo, Balai Kartini, JakartaBeli tiketnya sekarang: bit.ly/EGTH-TicketsAtau jadi bagian pergerakan intelektual ini:https://sgpp.me/endgametownhall-partn...---------------------Baca buku saya, 'What It Takes: Southeast Asia’, sekarang di:https://sgpp.me/what-it-takes-ytatau di Periplus: https://sgpp.me/what-it-takes-periplus--------------------- Dalam episode ini, Wamenlu Arif Havas Oegroseno membahas defisit pemahaman dunia tentang kelautan dan kepesisiran, serta bagaimana Indonesia bisa berperan dalam mengubah hal itu.#Endgame #GitaWirjawan #ArifHavasOegroseno---------------------Episode lain yang mungkin Anda sukai:https://youtu.be/3wCuoHKkmiwhttps://youtu.be/YdDLsEPbMzohttps://youtu.be/nP4So_ga3kw

Podcast terkait