Pinter Politik cover

Pinter Politik

Pinter Politik

JAGA NEGERI. Pinter Politik adalah Suara Politik Milenial Indonesia, yang akan membicarakan seputar politik terkini dengan pembawaan yang santai.

JAGA NEGERI. Pinter Politik adalah Suara Politik Milenial Indonesia, yang akan membicarakan seputar politik terkini dengan pembawaan yang santai.

Dua Timbangan untuk Gibran

0:00 0:00

Episode

Dua Timbangan untuk Gibran 02 Nov 2026

Gibran Rakabuming Raka punya suara, relawan, dan dukungan PSI untuk 2029. Walaupun demikian, partai-partai menimbang kursi nomor dua dengan hitungan lain di ruang rapat. Satu nama, dua timbangan, dan satu kursi yang belum bertuan.

HYBE dan Mimpi Konglo Musik Indonesia 02 Nov 2026

Konser Ye memenuhi Gelora Bung Karno, tetapi Indonesia tak kunjung punya raksasa musik sendiri. Mengapa tidak ada HYBE ala Indonesia?

Keren yang Mengundang, Organisasi yang Menahan 30 Oct 2026

Satu sindiran Kunto Aji soal buzzer langsung viral dan dirayakan. Mengapa melawan selalu terasa keren?

Suyudi, Visi “The Smiling Cops” 30 Oct 2026

Gestur dan senyuman polisi di tengah aksi massa menyampaikan aspirasi menjadi wajah humanis yang terasa di kepemimpinan Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto. Namun, mampukah keramahan mengubah legitimasi institusi, atau hanya memperhalus wajah kekuasaan? Mengapa senyuman saja tak cukup?

Mission Possible: PKS Menyalip PKB? 29 Oct 2026

Dua partai politik Parlemen berhaluan Islam, yakni PKB dan PKS tampak menapaki jejak yang berbeda di tengah dinamika politik-pemerintahan saat ini. Saat PKB tampak lebih unggul secara catatan historis elektoral, mampukah PKS menyalipnya di Pemilu 2029 kelak?

Andai Raja Juli Jadi “Raja Hutan” 29 Oct 2026

Kematian orang utan bernama Sempurna di tengah kepungan asap karhutla menjadi ironi bagi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, yang namanya seolah menjanjikan kuasa atas seluruh rimba. Namun, ketika api melahap ratusan ribu hektare lahan, persoalannya bukan sekadar siapa yang harus bertanggung jawab, melainkan juga siapa yang sesungguhnya berkuasa atas hutan yang kewenangannya terpecah di banyak meja.

Corruption Without Officials 28 Oct 2026

KATA PEMRED #90 PinterPolitik.com On Monday, 26 October 2026, Yusril Ihza Mahendra, the Coordinating Minister for Law, Human Rights, Immigration and Corrections, met President Prabowo Subianto. After the meeting, Yusril gave the example of a mining company that digs out 20,000 tonnes of output but reports only half or three-quarters of it. According to Yusril, the proceeds from selling the unreported output flow abroad. The mine pit shows everything that was dug out, but the production report records only part of it.

Korupsi Tanpa Pejabat 28 Oct 2026

KATA PEMRED #90 PinterPolitik.com Pada Senin, 26 Oktober 2026, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menghadap Presiden Prabowo Subianto. Seusai pertemuan, Yusril memberi contoh perusahaan tambang yang menggali 20 ribu ton hasil tambang, tetapi hanya melaporkan separuh atau tiga perempatnya. Menurut Yusril, uang hasil penjualan tambang yang tidak dilaporkan mengalir ke luar negeri. Lubang tambangnya memperlihatkan seluruh hasil yang digali, tetapi laporan produksinya hanya memuat sebagian.

Waspada Ekspansi Jokowi di Jabar? 28 Oct 2026

Empat kali dalam waktu kurang dari dua bulan, Jokowi menyambangi agenda PSI di Jawa Barat. Di provinsi yang lama dikuasai partai-partai mapan ini, safari tersebut memberi sinyal yang tak bisa diremehkan menuju 2029. Sejauh mana langkah ini akan mengubah peta politik Jawa Barat?

Mengapa Dino Jadi “Pembela Singapura”? 27 Oct 2026

Dino menolak teori konspirasi Singapura, Lutfi mencurigainya. Siapa yang penalarannya lebih tahan uji saat bukti masih kosong?

Golkar di Tengah “Hutan Gelap”? 27 Oct 2026

Fraksi Golkar merespons desakan angket dengan pilihan kata yang terukur. Bagaimana jika langkah itu dibaca dengan kacamata hutan gelap, tempat setiap sinyal membuka koordinat?

Harga Temen: The Friend’s Price 26 Oct 2026

KATA PEMRED #89 PinterPolitik.com In September 2026 the Mahakam River at Samarinda ran low. The port authority in Samarinda capped each coal barge at 5,500 to 6,000 tonnes, down from 7,000. The coal is weighed in Samarinda, but its selling price is agreed between the exporter and a buyer in India or China. The barges still drift downstream to the sea, only with less in their holds.

Harga Temen 26 Oct 2026

KATA PEMRED #89 PinterPolitik.com Pada bulan September 2026, debit Sungai Mahakam di Samarinda menyusut. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda membatasi muatan setiap tongkang batu bara dari 7.000 ton menjadi 5.500 sampai 6.000 ton. Batu baranya ditimbang di Samarinda, sedangkan harga jualnya disepakati eksportir dengan pembeli di India atau Tiongkok. Tongkang tetap menghilir ke laut walaupun muatannya berkurang.

Alkisah, Redupnya Ajudan Pertama Jokowi? 26 Oct 2026

Dua mantan ajudan pertama Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang membersamai debut sebagai pemimpin negeri, Widi Prasetijono dan Listyo Sigit Prabowo, menghadapi persimpangan berbeda. Adakah pola di baliknya, atau sekadar garis tangan yang tak pernah bisa ditebak manusia?

The Price of Suspicion 24 Oct 2026

KATA PEMRED #88 PinterPolitik.com On the afternoon of Tuesday, 20 October 2026, the index board at the Indonesia Stock Exchange (IDX) building turned green again. The Jakarta Composite Index (JCI) closed up 5.65 percent and kept climbing through Friday, 23 October. Only four days earlier, the same board had frozen for half an hour.

Harga Sebuah Dugaan 24 Oct 2026

KATA PEMRED #88 PinterPolitik.com Pada Selasa sore, 20 Oktober 2026, layar indeks di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali hijau. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak 5,65 persen dan terus menguat sampai Jumat, 23 Oktober. Padahal, empat hari sebelumnya, layar tersebut sempat membeku setengah jam.

MSCI dan Teater Musuh Bersama 23 Oct 2026

MSCI dan Singapura mendadak jadi musuh bersama di layar politik Indonesia. Namun, benarkah panggung keberanian ini mampu bertahan lama?

Manuver MUI Boikot “Oknum” Ulama? 23 Oct 2026

Manuver tegas MUI memboikot Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf menjadi alarm keras runtuhnya etika mimbar. Ujaran tidak pantas yang merendahkan perempuan mencederai kesucian dakwah, memicu respons defensif demi menjaga marwah ulama serta stabilitas moral umat.

Last Year’s Rain 22 Oct 2026

KATA PEMRED #87 PinterPolitik.com Morning in Palangka Raya, in the middle of October 2026, arrives without a sun. Haze blankets the Bundaran Besar roundabout, and the Talawang Monument at its centre is barely visible. A talawang is a Dayak shield, made to stop spears that come from the front. Smoke does not come from the front. Smoke enters with every breath, and no shield can hold it back.

Hujan Tahun Lalu 22 Oct 2026

KATA PEMRED #87 PinterPolitik.com Pagi di Palangka Raya pada pertengahan Oktober 2026 datang tanpa matahari. Kabut asap menutup Bundaran Besar, dan Monumen Talawang di tengahnya nyaris tidak terlihat. Talawang adalah perisai suku Dayak, dibuat untuk menahan tombak yang datang dari depan. Asap tidak datang dari depan. Asap masuk bersama napas, dan tidak ada perisai yang sanggup menahannya.

Gubernur Kalimantan & “Elegi Nero” Karhutla 22 Oct 2026

Sederet pernyataan gubernur Kalimantan soal karhutla viral di media sosial. Apa yang membuat kalimat-kalimat itu terasa wajar bagi pengucapnya, padahal terdengar sumbang bagi warga yang menghirup asap?

BEM UI, Possible Red Card? 21 Oct 2026

Ketika adab runtuh, kritik intelektual menjelma bunuh diri. Analogi liar BEM UI terhadap TNI memicu bayang-bayang kartu merah diskursus. Sebuah orkestrasi amarah demi komoditas politik, atau sekadar matinya kebijaksanaan di menara gading?

Alegori Jauh Roti dan Sirkus 21 Oct 2026

Dalam politik, kekuasaan tidak selalu dipertahankan melalui paksaan, tetapi juga melalui janji kesejahteraan, bantuan material, dan tontonan yang memikat perhatian publik. Namun, ketika kemeriahan politik lebih menonjol daripada akuntabilitas, masyarakat berisiko kehilangan ruang untuk mempertanyakan arah dan kinerja pemerintah. Dua milenium setelah Roma mengenal istilah roti dan sirkus, pertanyaan yang sama tetap relevan: apakah rakyat sungguh disejahterakan, atau sekadar dibuat puas?

The Work That Never Made the News 20 Oct 2026

KATA PEMRED #86 PinterPolitik.com On the morning of Wednesday, 7 January 2026, President Prabowo Subianto attended a harvest festival in the village of Kertamukti, Karawang. Standing in the rice field, the President declared that Indonesia had achieved food self-sufficiency in 2025. The good news was the fruit of a policy the President had held to since the first day of his government, and of the patience of farmers who planted their rice months before. The planting season never made the news, and neither did most of the government’s work.

Kerja yang Luput dari Pemberitaan 20 Oct 2026

KATA PEMRED #86 PinterPolitik.com Pada Rabu pagi, 7 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya di Desa Kertamukti, Karawang. Di tengah sawah, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia sudah mencapai swasembada pangan pada tahun 2025. Kabar gembira tersebut buah dari kebijakan yang dijaga Presiden sejak awal pemerintahan, juga dari kesabaran petani menanam padi berbulan-bulan sebelumnya. Musim tanamnya tidak pernah menjadi berita, sama seperti sebagian besar karya pemerintahan.

Kolonialisme Atensi, “Ada Indonesia Coy!” 20 Oct 2026

Sejarah seolah dapat menjadi kompas identitas sekaligus senjata legitimasi. Ketika Netanyahu menyebut “Indonesia” ke pusaran narasi Israel-Palestina, pertarungan tak lagi sebatas wilayah, melainkan juga perebutan atensi, ingatan kolektif, dan kebenaran. Mengapa demikian?

Anies-Ganjar-Mahfud, Krisis Keluar Gua? 19 Oct 2026

Saat pemerintah sibuk meredam krisis, tiga rival Pilpres 2024 muncul dan tampak ikut merasakan dampaknya dengan rakyat. Apa untungnya bagi mereka?

Karhutla dan Bahaya Jawasentrisme 19 Oct 2026

Krisis beruntun melanda luar Jawa dalam setahun terakhir. Apakah bencana ini menyingkap rapuhnya kehadiran negara di luar pusat gravitasi nasional?

Jam Ganda di Usia 75 17 Oct 2026

KATA PEMRED #85 PinterPolitik.com Akhir September, Presiden Prabowo Subianto datang ke rumah Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar untuk melayat Guruh Soekarnoputra, adik Megawati. Esok harinya, wartawan bertanya kepada Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad tentang pembicaraan di rumah duka. Dasco menjawab sambil berkelakar, “Yang dibahas kemarin itu nasi goreng yang belum keluar karena belum jam makan malam.” Kelakar kecil ini ikut merasakan duka keluarga Bung Karno. Nasi goreng belum tersaji.

Hukum Besi Puan Maharani 16 Oct 2026

PDIP mungkin tak sedang mencari calon presiden terbaik, melainkan cara terbaik untuk menjaga kekuasaan trah Soekarno tanpa mempertaruhkan seluruh “rumahnya”. Pada 2029, akankah Puan Maharani akhirnya merebut singgasana sendiri, atau justru menjadi bagian dari strategi panjang keluarga untuk berkuasa tanpa harus duduk di Istana?

Politik Pinggir Jurang Demokrat? 16 Oct 2026

Pidato dan orasi tokoh-tokoh besar Demokrat alam beberapa pekan terakhir mengundang perhatian publik. Apa yang sedang ditarget, dan seberapa kuat modal AHY menuju 2029?

Membongkar Mitos Jenderal Trunojoyo 15 Oct 2026

Isu Listyo Sigit merapat ke PSI di masa depan agaknya membuka paradoks kekuasaan. Mengapa jenderal mampu mengguncang institusi, tetapi belum tentu menguasai panggung politik? Trunojoyo menyimpan jawabannya, ketika daya dobrak gagal menjelma menjadi legitimasi.

Prof. Mu’ti, Arsitek Sekolah Cozy 15 Oct 2026

Revitalisasi sekolah bukan sekadar urusan semen dan atap, melainkan pertaruhan masa depan. Di tangan Abdul Mu’ti, mampukah semangat tajdid mengubah bangunan menjadi ruang keadilan dan tangga mobilitas sosial bagi generasi penerus bangsa?

PKS dan Reinkarnasi Koalisi “Kontra-Solo”? 14 Oct 2026

Audiensi aliansi sipil kepada PKS, Golkar, dan PKB memunculkan pertanyaan menarik: mungkinkah PKS, partai yang sepuluh tahun berada di luar pemerintahan, sedang menegaskan kembali identitas politiknya tanpa harus meninggalkan koalisi?

Panta Rhei Partai Golkar 14 Oct 2026

Golkar berkali-kali membuktikan diri sebagai partai yang mampu bertahan di tengah perubahan arus politik. Kini, keputusan Bahlil Lahadalia menutup peluang menuju Istana dan mengunci dukungan kepada Prabowo Subianto menyisakan pertanyaan: strategi meredam gejolak internal atau cara mempertahankan kendali menuju 2029? Sebab, di partai beringin, ketika semua arus tampak tenang, bukan berarti tak ada yang sedang menunggu momentum untuk menggoyang tanggul.

Tantangan Tata ‘Tergandakan’ Syahganda? 13 Oct 2026

Menlu baru, Arrmanatha Nasir, mewarisi diplomasi yang kuat sekaligus panggung yang bising. Mampukah Tata menjernihkan kembali suara Indonesia?

Danantara, BEI, dan Peluit 13 Oct 2026

KATA PEMRED #84 PinterPolitik.com Senin, 10 Agustus 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) memperingati 49 tahun pengaktifan kembali pasar modal Indonesia. Di tengah perayaan, Kepala Investasi Danantara Pandu Sjahrir menyampaikan rencana penawaran umum perdana (IPO) saham BUMN. Sebagai badan negara pengelola investasi, Danantara membawahi BUMN. Pada akhir Juli, BEI menerima surat minat Danantara untuk ikut memiliki saham bursa. Pemilik BUMN kini bersiap menjadi pemilik bursa.

Kaki Mercusuar, Rumdin Markas Judol? 13 Oct 2026

Mercusuar menerangi kejauhan, tetapi menyisakan gelap di bawah kakinya. Dugaan rumah dinas TNI AD menjadi markas judol di Cijantung mengungkap ironi tersendiri, ketika ruang terdekat dan kewenangan berpotensi menjadi celah penyimpangan.

Stoisisme ala Xi Jinping? 12 Oct 2026

Di tengah hiruk-pikuk Washington dan konflik di banyak front, Beijing tampak tenang. Mungkinkah ketenangan itu sebuah strategi untuk menimbun pengaruh pada hal-hal yang berada dalam kendalinya?

Garis Tangan Kapten Angkatan Bersenjata 12 Oct 2026

Akselerasi karier perwira muda TNI membuka peluang regenerasi komando, sekaligus menyimpan paradoks profesionalisme. Di tengah surplus perwira tinggi dan diskursus pergantian Panglima, mampukah negara mempercepat suksesi tanpa mengorbankan meritokrasi dan keseimbangan institusi?

Kursi Wapres di Kalender 11 Oct 2026

KATA PEMRED #83 PinterPolitik.com Selasa malam, 6 Oktober 2026, Presiden Prabowo Subianto mengundang Presiden ketujuh Joko Widodo (Jokowi) ke Kertanegara, Jakarta. Sehari sebelumnya, Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup lewat adu penalti melawan Thailand. Dalam versi Jokowi, dua jam pertemuan itu lebih banyak dihabiskan untuk membicarakan bola. “Kan senang kita menang,” kata Jokowi. Malam itu juga, Mahkamah Konstitusi (MK) memutus perkara syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Mudslinging Dinasti Solo 09 Oct 2026

Di balik polemik ijazah Gibran, dua jenis “lumpur” sedang bercampur: fitnah yang tak berbukti – demikian sudut pandang para pendukung Gibran – dan pertanyaan sahih yang belum sepenuhnya terjawab – demikian isi kepala mayoritas masyarakat yang mengikuti kasus ini. Ketika prosedur hukum menutup pintu pemeriksaan, apakah kontroversi benar-benar dibersihkan atau sekadar ditimbun? Sebab dalam politik, lumpur paling sulit dicuci bukan yang paling banyak dilempar, melainkan yang jatuh di tanah yang sejak awal sudah basah.

Danantara dan BEI, Sebuah Cermin 09 Oct 2026

KATA PEMRED #82 PinterPolitik.com Setiap bulan, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan daftar pemegang saham perusahaan yang tercatat di bursa. Di dalamnya tercantum nama setiap investor yang memegang lebih dari 1 persen saham sebuah perusahaan. Misalnya, pada perusahaan dengan 1 miliar lembar saham, nama investor yang memegang lebih dari 10 juta lembar ikut tercantum. Dulu batasnya 5 persen atau 50 juta lembar, sehingga nama pemilik saham kecil tidak pernah terlihat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menurunkan batas itu.

Mustahilkah Prabowo–Anies 2029? 09 Oct 2026

Bursa nama menuju Pemilu 2029 mulai bergerak. Di antara banyak spekulasi, satu skenario terdengar paling berani: Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dalam satu barisan. Mungkinkah dua kutub ini bertemu?

Erick dan Rahasia Politisi “Berwapak”? 08 Oct 2026

Gelar FIFA ASEAN Cup mengakhiri penantian 35 tahun Timnas Indonesia. Mungkinkah trofi itu juga menjadi pengaman bagi Erick Thohir? Dan apa yang bisa dipelajari dari cara para menteri bertahan di kabinet?

Ginting, Kremlinologist “Jenderal Jokowi”? 08 Oct 2026

Selamat Ginting kembali membaca arah angin kekuasaan. Setelah prediksi pergantian Kapolri terbukti meski meleset tapi tepat satu tahun, kini tiga jenderal puncak TNI masuk radar. Kebetulan, kalkulasi politik, atau kemampuan membaca tanda sebelum Istana bicara?

BEM UI, Possible Red Card? 07 Oct 2026

Ketika adab runtuh, kritik intelektual menjelma bunuh diri. Analogi liar BEM UI terhadap TNI memicu bayang-bayang kartu merah diskursus. Sebuah orkestrasi amarah demi komoditas politik, atau sekadar matinya kebijaksanaan di menara gading?

“Syulid” Gibran Sukses di 2029? 07 Oct 2026

Dengan rentetan isu negatif yang menerpanya, mungkinkah tantangan terbesar Gibran justru datang dari sesuatu yang tak bisa ditawar, yakni waktu?

Oranye Bukan Warna Cerah, tetapi Kelabu 06 Oct 2026

KATA PEMRED #81 PinterPolitik.com Pada Jumat, 2 Oktober 2026, sejarawan Gert Oostindie menyerahkan lima buku kepada Raja Belanda Willem-Alexander. Penyerahan berlangsung di Academiegebouw, gedung bersejarah Universitas Leiden di tepi kanal Rapenburg. Stasiun televisi NPO 1 menyiarkan acara itu secara langsung. Lima buku itu mencatat hubungan keluarga Raja dengan negeri-negeri jajahan Belanda sejak tahun 1600 hingga tahun 2025. Isinya tentang leluhur Raja, yaitu Wangsa Oranye.

Sambo-Suyudi, Tunggal Panaluan 1994 06 Oct 2026

Dari Ferdy Sambo hingga Kapolri Suyudi Ario Seto, Akpol 1994 menampilkan paradoks sejarah. Ketika alumni Tunggal Panaluan menguasai simpul-simpul strategis Polri, pertanyaan terbesarnya bukan siapa berkuasa, melainkan warisan apa yang akan ditinggalkan.